Penyerang Paul Onuachu membawa Trabzonspor unggul sementara 1-0 atas Konyaspor pada babak pertama pertandingan final Ziraat Türkiye Kupası di Stadion Corendon Airlines Park Antalya pada Jumat, 22 Mei 2026. Gol pembuka keunggulan dalam laga perebutan trofi juara turnamen ke-64 ini dicetak oleh Onuachu pada menit ke-18.
Pertandingan yang disiarkan langsung melalui saluran ATV sejak pukul 20.45 waktu setempat ini menampilkan susunan pemain utama dari kedua tim. Pelatih Trabzonspor menurunkan Onana, Pina, Nwaiwu, Savic, Mustafa Eskihellaç, Folcarelli, Oulai, Muçi, Zubkov, Augusto, dan Onuachu sebagai starter, sedangkan Konyaspor memulai laga dengan formasi Bahadır, Uğurcan, Adil, Nagalo, Berkan, Marko, Melih, Deniz, Bardhi, Diogo, serta Muleka.
Sebelum laga penentu ini dimulai, atmosfer pertandingan telah digerakkan oleh mobilisasi massal dari Pemerintah Kotamadya Meram yang menghiasi seluruh sudut kota menggunakan atribut klub Konyaspor. Pemasangan dekorasi bernuansa hijau-putih tersebut dilakukan di berbagai fasilitas publik mulai dari gedung pelayanan, fasilitas sosial, kawasan wisata, hingga area taman kota guna memeriahkan suasana.
Bupati Meram Mustafa Kavuş menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat di wilayahnya tengah bersatu dan fokus memberikan perhatian penuh pada pertandingan krusial ini serta menaruh kepercayaan tinggi terhadap performa tim.
"Bu maç şehrimiz için sıradan bir futbol karşılaşması olmayacak. Bugün bir şehrin umuduna, heyecanına ve inancına şahit oluyoruz. Konyaspor bu şehrin ortak sevdasıdır, ortak gururudur. Biz futbolcularımıza, teknik kadromuza ve yönetim kurulumuza sonuna kadar inanıyoruz. Sahaya milyonların duasıyla çıkacaklar ve kupa yeniden bu şehre çok yakışacak." kata Mustafa Kavuş, Bupati Meram.
Dilansir dari hurriyet.com.tr, catatan statistik menunjukkan Trabzonspor mengemas lima kemenangan, sedangkan Konyaspor meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam sepuluh pertemuan terakhir kedua tim. Rekor sepuluh laga kandang sebelumnya juga memihak Trabzonspor dengan catatan tujuh kali menang, empat kali imbang, dan hanya menelan dua kekalahan saat menjamu Konyaspor.
Data dari tiga musim terakhir memperlihatkan bahwa kedua klub sama-sama tampil produktif dalam menyerang. Namun, Trabzonspor cenderung mencetak lebih banyak gol saat bermain di hadapan publik sendiri.