Trump Mobile mulai mendistribusikan unit ponsel perdana mereka yang bernama T1 Phone kepada sejumlah media massa sebagai indikasi kuat perangkat tersebut akan segera dikirimkan kepada para konsumen dalam waktu dekat.
Langkah pengiriman unit tersebut diambil oleh pihak perusahaan setelah peluncuran gawai ini sempat mengalami penundaan dari jadwal awal yang seharusnya jatuh pada Agustus tahun lalu, seperti dilansir dari Suara pada Rabu (20/5/2026).
Penundaan tersebut sempat memicu keluhan dari para konsumen yang telah melakukan pemesanan awal dengan membayar uang muka sebesar 100 dolar AS atau sekitar Rp1,77 juta namun belum menerima perangkat hingga saat ini.
Kehadiran fisik dari gawai pintar ini justru memicu sejumlah kontroversi baru di masyarakat akibat adanya perubahan desain yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan versi awal saat pertama kali diperkenalkan.
Detail visual pada bagian belakang badan ponsel juga menjadi sorotan tajam karena gambar bendera Amerika Serikat yang tertera di sana hanya memiliki 11 garis, berbeda dari jumlah asli yang seharusnya 13 garis.
Perubahan mendasar lainnya juga terlihat pada klaim lokasi produksi perangkat seharga 499 dolar AS atau sekitar Rp8,85 juta untuk varian kapasitas penyimpanan 256GB tersebut.
Pihak produsen kini mengubah label resmi perangkat yang awalnya diklaim sebagai ponsel "Made in USA" menjadi pernyataan baru mengenai lokasi perakitannya.
"Proudly Assembled in the USA" cetus Trump Mobile melalui label resmi terbaru yang kini terpasang pada badan perangkat.
Perubahan frasa ini memunculkan dugaan kuat di kalangan pengamat bahwa sebagian besar komponen komponen elektronik dari perangkat ini sebenarnya masih dipasok dari luar negeri.
"dirakit dengan bangga di AS" tulis Trump Mobile sebagai terjemahan dari label baru yang menggantikan klaim produksi lokal sebelumnya.
Meskipun spesifikasi resmi belum diumumkan secara lengkap ke publik, replika fitur dan bentuk fisik ponsel ini dinilai sangat identik dengan produk HTC U24 Pro rilisan tahun 2024.
Gawai ini dikabarkan menggunakan chipset Snapdragon seri 7 dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh, kamera utama 50MP, serta tetap mempertahankan lubang jack audio 3,5mm dan slot memori microSD.