Universidad Catolica Tekuk Boca Juniors di La Bombonera

Universidad Catolica Tekuk Boca Juniors di La Bombonera

Universidad Catolica menundukkan tuan rumah Boca Juniors dengan skor 1-0 pada pertandingan keenam Grup D Copa Libertadores di Stadion La Bombonera, Buenos Aires, Kamis malam waktu setempat. Kekalahan ini membuat Boca Juniors tersingkir dari kompetisi dan harus mengikuti babak playoff Copa Sudamericana.

Gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak oleh Clemente Montes pada menit ke-33 melalui sebuah skema serangan balik cepat. Kekalahan ini memicu kritik tajam dari para pendukung Boca Juniors, salah satunya diarahkan kepada gelandang ofensif Alan Velasco yang masuk di babak kedua menggantikan Ander Herrera.

"Si tiene dignidad se va solito. Un miedo tremendo tenía" cetus salah satu pendukung Boca Juniors di media sosial seperti dilansir dari Bolavip.

Kritik suporter tidak berhenti sampai di situ setelah performa lini serang dinilai gagal memberikan ancaman berarti sepanjang sisa pertandingan.

"Cuando entró Velasco ya sabía que era impossible darlo vuelta" tambah pendukung lainnya.

Hasil pertandingan ini juga memicu reaksi keras dari media-media Argentina yang menyebut kekalahan ini sebagai sebuah aib bersejarah. Surat kabar Olé menyamakan situasi klub raksasa Argentina tersebut dengan tragedi kapal pesiar yang karam.

"Boca Titanic: afuera de la Libertadores y chau Ubeda" tulis surat kabar Olé dalam laporannya.

Koran tersebut juga menambahkan bahwa hasil buruk ini memberikan noda yang tidak bisa dihapus bagi kepemimpinan Juan Román Riquelme selaku pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan tim. Sementara itu, El Gráfico juga memberikan tajuk serupa mengenai performa mengecewakan dari skuad asuhan Claudio Úbeda tersebut.

"Otro fracaso de Boca" tulis El Gráfico dalam halaman depan mereka.

Media lain seperti TyC Sports menyatakan kekalahan ini meninggalkan banyak tanda tanya menjelang laga melawan O'Higgins di Copa Sudamericana, sedangkan La Nación menyebutnya sebagai aib historis di La Bombonera. Laporan media Argentina ditutup oleh Clarín yang menegaskan situasi sulit yang dihadapi klub.

"Boca y otro papelón que no tiene explicación" tulis Clarín sebagai penutup kronik pertandingan.

Artikel terkait

Rekomendasi