Turnamen bola basket Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 resmi bergulir di Lapangan Basket Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten, dari tanggal 7 hingga 13 Juni 2026. Kompetisi ini mempertemukan 18 tim terbaik dari lima regional untuk memperebutkan gelar juara nasional, dilansir dari Medcom.
Ajang nasional tersebut diikuti oleh perwakilan dari wilayah Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta. Selain gelar tertinggi, tim pemenang di kategori putra juga akan mendapatkan tiket berharga untuk mewakili Indonesia pada kompetisi Asian University Basketball League (AUBL).
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pimpinan komite dan kampus, termasuk CEO Campus League Ryan Gozali yang memberikan sambutan mengenai arti penting kompetisi perdana ini bagi para atlet.
"Hari ini hari yang sangat spesial karena The Nationals pertama. Kalian menjadi bagian dari sejarah perjalanan panjang Campus League. Kami berharap banyak talenta baru muncul dan menunjukkan level terbaiknya. Semoga ini menjadi awal dari mimpi besar kami," ujar Ryan Gozali, CEO Campus League.
Pihak penyelenggara menyatakan bahwa kompetisi ini mengadopsi sistem yang terinspirasi dari kompetisi olahraga luar negeri. Harapannya, atmosfer tersebut mampu menumbuhkan rasa bangga di kalangan mahasiswa, alumni, serta masyarakat luas.
Dukungan penuh terhadap kemajuan olahraga ini juga disampaikan oleh Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relation UPH Dr. Andry M. Panjaitan yang menyambut seluruh partisipan dengan hangat.
"Kami bersyukur dan bangga menyambut seluruh student-athlete. Kami berharap kompetisi ini berjalan aman dan nyaman, serta menjadi sarana untuk terus berkembang dan saling terkoneksi," kata Dr. Andry M. Panjaitan, Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relation UPH.
Pihak Pengprov Perbasi Banten turut mengapresiasi penunjukan wilayah mereka sebagai lokasi kompetisi nasional pertama ini. Turnamen ini dinilai dapat memicu pertumbuhan prestasi olahraga basket ke berbagai daerah di masa mendatang.
Dari sisi peta persaingan, Head of Competition & Talent Development Campus League Dave Leopold memprediksi kompetisi berjalan sangat seimbang di semua grup.
"Di The Nationals tidak ada lagi tim unggulan maupun kuda hitam. Tim yang paling siap secara teknis dan mental akan melangkah lebih jauh," ujar Dave Leopold, Head of Competition & Talent Development Campus League.
Pada laga pembuka sektor putri, UPH berhasil menundangkan BINUS Jakarta dengan skor akhir 61-51 melalui performa dominan sejak awal kuarter. Hasil ini sekaligus membalas kekalahan yang dialami UPH saat melakoni laga final di Regional Jakarta.
Jajaran kepelatihan tuan rumah mengapresiasi disiplin para pemain yang mampu bangkit dari kekalahan sebelumnya melalui evaluasi strategi bertahan.
"Kami belajar dari kesalahan sebelumnya, terutama dalam aspek pertahanan. Fokus kami adalah menjaga konsistensi sampai akhir pertandingan," kata Fajar Kusumasari, Pelatih UPH.
Pemain UPH mengonfirmasi adanya perubahan pendekatan mental yang membuat performa tim menjadi lebih lepas di lapangan.
"Sekarang, kami lebih menikmati proses dan tidak terlalu terbebani hasil. Itu yang membuat permainan kami lebih lepas," ujar Jesslyne Jaya Wiyanto, Center UPH.
Sementara itu, tim putra BINUS Jakarta membuat kejutan besar dengan mengalahkan juara Regional Bandung, Universitas Kristen Maranatha, lewat skor m some 66-52 melalui permainan transisi yang cepat.
Kemenangan tersebut diraih berkat strategi khusus yang diterapkan tim pelatih untuk mematikan pergerakan pemain kunci lawan.
"Kami melakukan scouting dan berhasil menjalankan strategi sesuai rencana. Di The Nationals tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh," kata Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady, Guard BINUS.
Fase grup dengan sistem setengah kompetisi ini akan berlangsung sampai 11 Juni 2026. Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak semifinal pada 12 Juni 2026, disusul babak final pada 13 Juni 2026.