Ustaz Solmed Membeli Sapi Kurban Idul Adha di Bekasi

Ustaz Solmed Membeli Sapi Kurban Idul Adha di Bekasi

Pasangan selebritas Ustaz Solmed dan April Jasmine mulai mempersiapkan hewan kurban berupa sejumlah sapi di kawasan Jatiasih, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (19/5/2026). Pembelian hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 ini dilansir dari Detik Hot.

Anak-anak dari pasangan tersebut dilaporkan tidak dapat ikut serta dalam memilih hewan kurban secara langsung karena masih menjalani pendidikan di pondok pesantren. Kendati demikian, Solmed mengisyaratkan bahwa jumlah hewan kurban yang disiapkan pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Nggak, karena kan masih di pesantren kan, nggak libur. Mereka nggak libur di Idul Adha tapi mereka libur di sana. Jadi nggak pulang, tapi libur di sana," kata Solmed.

Solmed mengamini doa yang diberikan agar rezekinya terus bertambah, meskipun ia mengaku lupa mengenai jumlah pasti dari sapi yang akan dikurbankan tahun ini.

"Harusnya insyaallah ada penambahan. Insyaallah," ujarnya.

Penyebab ketidaktahuannya terhadap jumlah detail hewan kurban karena proses penyaluran akan dilakukan di beberapa tempat yang berbeda secara terpisah.

"Amin, mudah-mudahan ada rezeki," sambungnya.

Diperkirakan terdapat empat ekor sapi yang disiapkan, di mana April Jasmine turut memberikan penamaan menggunakan cat semprot pada tubuh sapi pilihan mereka.

"Aduh lupa juga kemarin berapa ya tahun ini juga berapa, lupa. Karena kan di satu titik, jadi satu titik satu-satu gitu, lupa," ungkap Solmed.

Beberapa nama yang disematkan pada sapi tersebut antara lain Kozma dan Berkah, yang dipilih demi mengharapkan hasil yang sempurna dari ibadah kurban.

"Kozma. Sapi yang ini nurut. Biar hasilnya sempurna ya, kondisi prima. Sip," kata April Jasmine.

Saat ditanya mengenai arti di balik penamaan unik tersebut, pasangan ini secara bergantian memberikan penjelasan mengenai makna filosofisnya.

"Kondisi prima dan berkah," ujar Solmed.

April Jasmine menambahkan bahwa nama itu juga menjadi doa agar hewan kurban mereka senantiasa dalam keadaan sehat.

"Sehat dan berkah berarti," timpal April.

Solmed menekankan pentingnya unsur keberkahan dan kesehatan fisik dari hewan yang akan disembelih, melebihi sekadar ukuran tubuh yang besar.

"Jadi harus sehat, harus berkah. Jangan cuma sekadar gede tapi juga harus dapat keberkahannya. Amin," lanjut Solmed.

Satu ekor sapi kurban nantinya diniatkan untuk mencakup tujuh orang, dan Solmed membuka opsi untuk mendaftarkan nama-nama karyawannya sebagai peserta kurban.

"Buat tujuh orang. Jadi memang kalau tadi saya sampaikan, setelah keluarga mungkin nanti ada siapa-siapa yang berkenan, karyawan-karyawan kalau memang berkenan dimasukkan namanya ya kita masukin. Insyaallah," jelas Solmed.

Solmed mengekspresikan rasa puasnya setelah melihat langsung fisik sapi pilihannya yang ternyata berukuran jauh lebih besar daripada visual di dalam foto maupun video.

"Wah, sesuai dengan yang di video dan di foto. Jadi kemarin video fotonya malah kelihatannya masih terlalu tidak besar ya. Pas lihat lumayan gede banget. Artinya di luar dari ekspektasi fotonya justru," tutur Solmed.

Selain Kozma, Solmed sempat berinteraksi dan bercanda saat melihat salah satu sapi lain yang diberi nama Blackmon.

"Namanya Blackmon? Koboy-koboy," kata Solmed.

Hingga saat ini, jenis hewan kurban yang dipersiapkan oleh Solmed dipastikan baru berupa sapi saja.

"Oh iya, sementara sapi. Sementara masih sapi," pungkas Solmed.

Artikel terkait

Rekomendasi