Oleksandr Usyk Hentikan Rico Verhoeven dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Oleksandr Usyk Hentikan Rico Verhoeven dalam Perebutan Gelar Juara Dunia

Petinju asal Ukraina, Oleksandr Usyk, berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBC setelah menghentikan perlawanan Rico Verhoeven pada ronde ke-11 di Piramida Giza, Mesir, pada hari Sabtu.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kontroversi besar setelah wasit Mark Lyson memutuskan untuk menghentikan laga saat ronde ke-11 hanya menyisakan waktu satu detik, memicu protes keras dari kubu Verhoeven.

Verhoeven yang merupakan legenda kickboxing dan mantan juara kelas berat GLORY tampil mengejutkan di bawah arahan pelatih Peter Fury, paman dari Tyson Fury.

Dengan keunggulan berat badan mencapai 25 pon, petinju asal Belanda tersebut terus menekan Usyk ke tali ring dan mengincar bagian perut sepanjang paruh pertama pertandingan.

Berdasarkan sistem penilaian terbuka yang diterapkan dalam laga ini, kedua kubu mengetahui bahwa ketiga hakim secara mengejutkan memberikan nilai imbang 76-76 setelah ronde kedelapan selesai.

Usyk yang memiliki rekor 25-0 dengan 16 KO mulai meningkatkan intensitas serangan pada menit terakhir ronde ke-10 melalui kombinasi pukulan pendek yang tajam.

Puncaknya terjadi pada ronde ke-11 ketika sebuah pukulan uppercut kanan yang sangat keras dari Usyk berhasil menjatuhkan Verhoeven dalam 30 detik terakhir.

Meskipun Verhoeven sempat bangkit dan mendapatkan waktu tambahan karena tim sudutnya memasang kembali pelindung gigi, Usyk langsung menghujani lawan dengan rentetan pukulan di sudut ring sebelum wasit menghentikan laga pada menit 2:59.

Keputusan tersebut langsung menuai kritik tajam di media sosial serta siaran resmi DAZN karena Verhoeven dinilai masih mampu memberikan perlawanan.

"What are you doing, referee? What are you doing? Are you kidding me? This is for the heavyweight championship of the world," kata komentator Todd Grisham.

Kekalahan ini membuat rekor Verhoeven di dunia tinju menjadi 1-1, sementara Usyk kini diproyeksikan oleh WBC untuk menghadapi Agit Kabayel dalam pertandingan berikutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi