Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar WBC Usai Tumbangkan Rico Verhoeven

Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar WBC Usai Tumbangkan Rico Verhoeven

Petinju asal Ukraina Oleksandr Usyk berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBC setelah mengalahkan Rico Verhoeven lewat kemenangan Technical Knockout (TKO) di Piramid Giza, Kairo, Mesir, pada Sabtu malam waktu setempat.

Wasit Mark Lyson memutuskan untuk menghentikan pertarungan pada ronde ke-11 tepat satu detik sebelum bel berbunyi demi menjaga keselamatan Verhoeven. Keputusan tersebut diambil setelah legenda kickboxing asal Belanda itu menerima berondongan pukulan menyusul hantaman uppercut kanan telak dari Usyk yang sempat membuatnya tersungkur ke tali ring.

Hasil pertandingan ini membuat Usyk sukses menjaga rekor tidak terkalahkannya menjadi 25 kali menang tanpa kemasukan, dengan 16 di antaranya diraih lewat KO. Sebaliknya, Verhoeven yang baru menjalani pertandingan profesional keduanya di dunia tinju kini mengantongi rekor satu kali menang dan satu kali kalah.

Pertarungan berjalan sengit lantaran Verhoeven yang memiliki postur lebih besar mampu bergerak lincah dan memberikan perlawanan ketat hingga ronde ke-10. Penilaian juri menunjukkan skor kedua petinju masih imbang 76-76 sampai ronde ke-8, bahkan Verhoeven sempat mendominasi pada ronde ke-9 sebelum akhirnya Usyk memanfaatkan pengalamannya untuk membalikkan situasi.

"Saya rasa pertarungan dihentikan terlalu cepat. Saya sendiri ingin agar wasit membiarkan kami tetap bertarung hingga bel berbunyi. Tapi pada akhirnya bukan saya yang harus memutuskan hasil akhir," ujar Verhoeven seperti dikutip dari The Ring.

Meski kedua belah pihak memiliki klausul laga ulang dan telah sepakat untuk kembali bertarung di masa depan, pertandingan ulang tersebut tidak akan langsung digelar. Usyk terlebih dahulu diwajibkan untuk mempertahankan sabuk juara kelas berat miliknya melawan penantang wajib asal Jerman berdarah Kurdi, Agit Kabayel.

Artikel terkait

Rekomendasi