Pembuka Rajasthan Royals Vaibhav Sooryavanshi gagal meraih angka seratus setelah tersingkir pada skor 96 dalam pertandingan Kualifikasi 2 Indian Premier League (IPL) melawan Gujarat Titans pada Jumat, 29 Mei 2026.
Kegagalan tersebut membuat pemukul berusia 15 tahun itu tampak sangat kecewa saat meninggalkan lapangan permainan di Mullanpur, India.
Skenario eliminasi Sooryavanshi terjadi secara serupa dengan laga sebelumnya melawan Sunrisers Hyderabad, di mana ia mencoba mencetak angka melalui pukulan besar tetapi bola melambung dan tertangkap di area third man.
Sebelum keluar, Sooryavanshi sempat membangun kemitraan kokoh bersama Ravindra Jadeja dengan menyumbang 73 lari sebelum Jadeja sempat keluar lapangan akibat mengalami cedera.
Sooryavanshi mencetak angka 50 dari 31 bola, lalu meningkatkan kecepatan permainan dengan mencetak 46 lari dari 15 bola setelah Jadeja kembali bermain untuk membawa timnya melaju ke angka 90-an.
Catatan ini membuat Sooryavanshi menyamai rekor tidak diinginkan di IPL sebagai pemukul kelima yang tersingkir di angka 90-an untuk ketiga kalinya, bergabung dengan KL Rahul, David Warner, Ruturaj Gaikwad, dan Glenn Maxwell.
Meski demikian, laporan Reuters menyatakan bahwa Sooryavanshi berhasil memecahkan rekor sebagai pemain tercepat yang mencapai 1.000 lari di IPL berdasarkan jumlah bola yang dihadapi, yaitu dalam 440 bola.
Catatan tersebut melampaui pemegang rekor sebelumnya, Andre Russell, yang membutuhkan 545 pengiriman bola untuk mencapai tonggak sejarah yang sama.
Berdasarkan jumlah performa babak (innings), pencapaian ini juga menobatkan Sooryavanshi sebagai pemain India tercepat sekaligus pemain tercepat ketiga secara keseluruhan yang meraih 1.000 lari dalam sejarah kompetisi IPL.