Vaibhav Sooryavanshi Cetak 96 Run Bawa Rajasthan Royals ke Kualifikasi 2

Vaibhav Sooryavanshi Cetak 96 Run Bawa Rajasthan Royals ke Kualifikasi 2

Pemain muda berbakat Vaibhav Sooryavanshi tampil gemilang dengan mencetak 96 run dari 47 bola untuk membawa Rajasthan Royals unggul dalam pertandingan Kualifikasi 2 Indian Premier League (IPL) melawan Gujarat Titans di New Chandigarh pada Jumat, 29 Mei 2026.

Dilansir dari BBC, kontribusi remaja berusia 15 tahun tersebut menjadi tumpuan penting bagi Rajasthan Royals untuk menjaga peluang menuju babak final setelah tim sempat terpuruk di awal permainan akibat tekanan dari pelempar lawan.

Pertandingan penentu ini menuntut ketahanan besar setelah Rajasthan Royals sempat tertinggal 9-2 akibat performa pembuka yang tajam dari Mohammed Siraj dan Kagiso Rabada. Sooryavanshi sempat kesulitan melepaskan pukulan tepat pada awal laga, namun ia berhasil bangkit dengan mencetak pukulan enam angka pertamanya pada bola ke-14 yang dihadapi.

Tekanan meningkat ketika Gujarat Titans menerapkan strategi bola pendek, bahkan sebuah lemparan dari Rabada sempat mengenai helm Sooryavanshi saat sang pemukul berada di posisi 56 run. Insiden tersebut justru memicu lonjakan performa Sooryavanshi yang kemudian mencetak 39 run dari 14 bola berikutnya sebelum akhirnya gugur lewat tangkapan tinggi.

Sebelum Sooryavanshi keluar, Rajasthan Royals telah mengamankan posisi 176-6 dengan sisa 16 bola, hingga akhirnya menutup total raihan pada angka 214-6 berkat tambahan 38 run dari Donovan Ferreira. Ketangguhan Sooryavanshi dalam menghadapi lemparan cepat yang agresif menarik perhatian banyak pihak, termasuk mantan pelempar cepat West Indies, Ian Bishop.

Peningkatan performa pemukul kidal ini didukung oleh latihan intensif melawan rekan setimnya yang juga pelempar cepat Inggris, Jofra Archer. Meski telah gugur empat kali akibat bola pendek musim ini, tingkat kecepatan pukulan Sooryavanshi melonjak ke angka 307 dengan total 23 pukulan enam angka.

"He [Sooryavanshi] has talked about his battles in the nets with Jofra Archer," kata Ian Bishop, mantan pelempar cepat West Indies.

Pakar kriket tersebut menambahkan bahwa intensitas latihan antara kedua pemain menunjukkan mentalitas kuat dari sang pemukul muda yang tidak pernah mundur menghadapi kecepatan bola tinggi.

"Both of them go head to head, full steam. I know a lot of batters who don't like to face fast bowling in the nets at practice time but he has not backed down. Archer goes at him and he goes at Archer," ujar Ian Bishop.

Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan giliran memukul bagi tim Gujarat Titans yang belum memulai sesi pemukulan mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi