Pemain muda Rajasthan Royals, Vaibhav Sooryavanshi, mencetak rekor sejarah baru dalam pertandingan Kualifikasi 2 Indian Premier League (IPL) 2026 melawan Gujarat Titans di Stadion Baru PCA, Mullanpur, pada Jumat, 29 Mei 2026.
Dilansir dari moneycontrol.com, remaja berusia 15 tahun tersebut menjadi pemukul pertama dalam sejarah IPL yang berhasil mengumpulkan lebih dari 500 run di fase powerplay dalam satu musim kompetisi.
Sooryavanshi mencatatkan 521 run dalam enam over pertama pada musim 2026, melampaui rekor David Warner yang mengemas 467 run pada musim 2016.
Ekonomis dan tajam, laporan economictimes.com juga mencatat Sooryavanshi sebagai pemain tercepat yang mencapai 1.000 run dengan hanya memerlukan 440 bola, sekaligus memegang rekor batas pukulan terbanyak dalam satu musim lewat 133 pukulan.
Sebelumnya, laga babak gugur ini sempat diwarnai drama pelemparan koin ulang antara kapten Gujarat Titans Shubman Gill dan kapten Rajasthan Royals Riyan Parag akibat wasit tidak mendengar seruan awal, mirip insiden Final Piala Dunia 2011.
| Pemain | Musim | Run | Strike Rate |
|---|---|---|---|
| Vaibhav Sooryavanshi | 2026 | 521 | 233.63 |
| David Warner | 2016 | 467 | 150.16 |
| Travis Head | 2024 | 402 | 208.29 |
| Sai Sudharsan | 2025 | 402 | 155.81 |
| Adam Gilchrist | 2009 | 382 | 165.36 |
Pertandingan Kualifikasi 2 ini menentukan tim yang akan melaju ke babak final untuk menghadapi Royal Challengers Bengaluru pada hari Minggu berikutnya.
"tails" kata Fatima Sana, Kapten Pakistan.
Pernyataan kapten Pakistan tersebut merujuk pada kilas balik kontroversi pelemparan koin pada Piala Asia wanita tahun lalu di Dambulla, Sri Lanka, yang tidak bisa diulang karena pertandingan sudah terlanjur berjalan.