Vasco da Gama menelan kekalahan telak 0-3 dari Bragantino dalam pertandingan pekan ke-17 Liga Brasil di Stadion Sao Januario pada Minggu (24/5), yang memicu protes keras dari para suporter di tribun.
Gol kemenangan Bragantino dicetak oleh Rodriguinho pada menit ke-46 babak pertama melalui tendangan jarak jauh, disusul gol Pitta pada menit ke-15 babak kedua setelah menerima umpan silang Mosquera, serta gol Fernando pada menit ke-31 memanfaatkan kesalahan lini belakang tuan rumah.
Hasil minor ini membuat Vasco da Gama mendekati zona degradasi dan memicu kemarahan suporter yang mencemooh sejumlah pemain seperti Piton, Brenner, Saldivia, hingga pelatih Renato Gaucho. Renato sempat merespons makian tersebut dengan gestur tubuh menantang sebelum dilempari gelas plastik oleh penonton, yang membuatnya terpaksa mundur ke bangku cadangan dan menyerahkan instruksi taktis kepada asistennya, Alexandre Mendes.
Seusai pertandingan, gelandang bertahan Vasco da Gama, Thiago Mendes, mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam atas performa tim yang dianggapnya bermain sangat buruk.
"Acho que nosso time não veio para o jogo, simplesmente é isso. Nosso time não jogou, hoje foi um resultado vergonhoso. Eu estou bastante chateado, não esperava ter perdido em casa diante do nosso torcedor. Isso é frustrante para mim, que sempre dou minha vida dentro de campo tentando ajudar o time a conquistar pontos, que a gente vem perdendo de forma fácil. Hoje infelizmente, no meu ponto de vista, tomamos gols que, como sempre, foram por erros bobos" ujar Thiago Mendes dalam wawancara bersama SporTV.
Mendes juga menambahkan bahwa fokus tim kini harus segera dialihkan pada pertandingan krusial di kompetisi antarklub Amerika Selatan yang akan berlangsung di tengah pekan.
"Agora é levantar a cabeça, trabalhar, temos um jogo importante pela Sul-Americana e temos que classificar. A gente não pode estar situação dessa que nem o time jogou hoje, porque é vergonhoso. Eu fico envergonhado de ter saído daqui com o resultado negativo de três a zero, que poderia ter sido mais, com o pênalti perdido, com alguns gols deles perdidos" kata Thiago Mendes menambahkan.
Dilansir dari ge.globo.com, Renato Gaucho kembali mendapat cemoohan dari tribune saat berjalan menuju ruang ganti, namun sang manajer hanya meresponsnya dengan memberikan isyarat acungan jempol ke arah suporter.