Persaingan antara dua talenta muda Asia Tenggara, Hakim Danish dan Veda Ega Pratama, akan kembali tersaji dalam ajang Moto3 World Championship 2026. Seri kelima ini dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 8 hingga 10 Mei 2026.
Kedua pembalap tersebut tercatat telah membangun rivalitas panjang sejak berkompetisi di Asia Talent Cup, Red Bull MotoGP Rookies Cup, hingga FIM JuniorGP World Championship. Musim 2026 ini menjadi debut resmi bagi Danish dan Veda di kelas Moto3.
Dikutip dari Kompas, dari empat balapan awal yang telah dijalani, keduanya sempat membalap di lintasan yang sudah cukup mereka kenali, yaitu Buriram dan Jerez. Danish memiliki catatan sejarah yang cukup kuat di kedua sirkuit tersebut.
Pembalap asal Malaysia itu pernah menduduki podium tertinggi di Buriram pada ajang Asia Talent Cup 2022. Sementara di Sirkuit Jerez, Danish sukses meraih posisi runner-up sebanyak tiga kali saat berlaga di Red Bull Rookies Cup musim 2024 dan 2025.
Veda Ega Pratama juga memiliki kenangan manis di Buriram dengan prestasi yang tidak kalah mentereng. Pembalap andalan Honda Team Asia ini berhasil memenangkan balapan dua kali di Asia Talent Cup pada edisi 2022 dan 2023.
Meskipun Danish mengantongi rekam jejak positif di beberapa lintasan, pencapaiannya di kelas Moto3 musim ini masih berada di bawah bayang-bayang Veda. Pada seri Thailand, Danish hanya mampu mengakhiri balapan di urutan ke-18.
Performa Danish perlahan membaik setelah berhasil finis di posisi ke-10 saat balapan di Brasil, serta menempati posisi ke-13 di Amerika Serikat dan Spanyol. Namun, Veda langsung tampil menonjol sejak awal musim perdananya.
Rider yang berasal dari Gunungkidul, Indonesia tersebut menunjukkan konsistensi dengan finis di posisi kelima di Thailand dan posisi keenam di Spanyol. Bahkan, Veda tercatat pernah naik podium ketiga saat berlaga di Moto3 Brasil 2026.
Di Sirkuit Jerez, Veda tercatat baru sekali merasakan naik podium, yakni saat finis ketiga pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Meski demikian, secara akumulatif, hasil balapannya di kelas Moto3 sejauh ini jauh lebih unggul dibandingkan Danish.
Modal dan Tantangan di Sirkuit Le Mans
Ajang balap akhir pekan ini di Moto3 Prancis menjadi momentum penting bagi Hakim Danish. Ia memiliki modal statistik yang sangat menjanjikan untuk menghadapi tantangan di lintasan Le Mans.
Sepanjang partisipasinya di ajang junior dari tahun 2023 hingga 2025 di sirkuit tersebut, Danish sukses mengamankan podium sebanyak tiga kali dalam enam kali balapan. Catatan ini membuatnya diunggulkan untuk tampil kompetitif di Prancis.
Kondisi berbeda dialami oleh Veda yang tercatat belum pernah menginjakkan kaki di podium Le Mans. Pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024, ia masing-masing finis di urutan ke-10 dan ketujuh.
Veda bahkan terpaksa absen di Le Mans pada musim 2025 karena harus menjalani proses pemulihan cedera. Cedera tersebut didapatnya akibat kecelakaan yang dialami saat berlaga di sirkuit Jerez sebelumnya.