Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Prancis 2026 dari posisi keenam setelah menyelesaikan sesi kualifikasi di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada Sabtu (9/5/2026). Dilansir dari CNN Indonesia, Veda dijadwalkan melakoni balapan utama pada Minggu (10/5/2026) pukul 16.00 WIB guna mempertahankan posisinya di klasemen papan atas.
Veda Ega mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 40,304 detik pada sesi kualifikasi tersebut. Pencapaian ini menempatkan pembalap asuhan Red Bull KTM Ajo itu satu posisi di atas rekan setimnya, Brian Uriarte, yang menorehkan waktu 1 menit 40,341 detik dan akan start dari urutan ketujuh.
Sepanjang musim 2026, Veda telah mengumpulkan 37 poin dan menduduki peringkat keenam klasemen sementara menurut laporan CNN Indonesia. Setelah debut di posisi kelima di Thailand dan meraih podium ketiga di Brasil, Veda sempat gagal finis di Amerika Serikat sebelum kembali bangkit dengan finis keenam di Spanyol.
Brian Uriarte menyatakan kepuasannya atas hasil kualifikasi meski harus memulai balapan tepat di belakang Veda. Pembalap asal Spanyol itu meyakini karakter Sirkuit Le Mans memberikan ruang yang luas untuk melakukan aksi salip-menyalip.
"Secara keseluruhan hari ini, saya merasa puas," terangnya, dilansir Juara.net dari laman resmi Red Bull KTM Ajo.
Uriarte menyebutkan adanya kendala teknis pada putaran terakhir yang mencegahnya meraih posisi start yang lebih baik. Ia optimis dapat memperbaiki posisi saat balapan berlangsung nanti.
"Saya pikir, kami melakukan kerja yang bagus, khususnya saat kualifikasi."
Uriarte menyayangkan insiden kecil di tikungan terakhir yang berdampak pada catatan waktunya. Meski demikian, ia merasa memiliki kecepatan yang kompetitif untuk bersaing di barisan depan.
"Kesalahan kecil pada tikungan terakhir memang sedikit membuat kesal."
Keyakinan Uriarte didasarkan pada potensi manuver di lintasan Prancis tersebut. Ia menantikan atmosfer balapan yang dinilainya serupa dengan antusiasme penonton di negara asalnya.
"Kalau tidak terjadi, kami bisa saja mengambil posisi ke-2 di grid."
Menurut Uriarte, strategi yang tepat akan membantunya merangsek ke posisi depan. Ia mengaku tidak sabar untuk segera memulai persaingan di lintasan.
"Kendati demikian, kami punya modal untuk membalikkan keadaan saat balapan."
Uriarte menekankan bahwa kondisi sirkuit mendukung untuk melakukan penyerangan sejak awal laga. Hal ini membuatnya tetap tenang meski start dari baris ketiga.
"Ada banyak kesempatan untuk melakukan manuver di sini... Jadi, saya merasa cukup percaya diri."
Interaksi dengan para penggemar di Le Mans juga menjadi motivasi tambahan bagi pembalap bernomor motor tersebut. Ia merasa bersemangat dengan gairah yang ditunjukkan oleh publik Prancis.
"Tak sabar untuk segera balapan dan menikmati semuanya bersama penggemar."
Uriarte membandingkan suasana di Le Mans dengan keriuhan yang biasa ia temui di Spanyol. Ia berharap dapat memberikan tontonan yang menarik bagi para pendukung.
"Penggemar di sini sama seperti di Spanyol yang penuh dengan gairah," sambung Uriarte.
Sementara itu, Alvaro Carpe yang merupakan rekan setim Veda dan Uriarte akan mengawali balapan dari grid ke-8. Carpe berhasil menembus kualifikasi kedua (Q2) setelah sebelumnya berjuang melalui sesi Q1 di Sirkuit Bugatti.
"Di satu sisi, saya merasa senang sebab saya cukup cepat dan bisa lolos ke Q2," bebernya.
Carpe mengungkapkan kekecewaannya karena merasa terhalang oleh pembalap lain saat berupaya mengejar posisi terdepan. Insiden tersebut terjadi pada saat-saat krusial di akhir kualifikasi.
"Namun, saya juga sedikit kesal dengan putaran terakhir saya..."
Pembalap tersebut menilai ada tindakan kompetitor yang tidak semestinya di lintasan. Hal ini mengganggu ritme balapnya saat mencoba mencatatkan waktu terbaik.
"Mengejar posisi sebagai pole, saya malah terhalangi pembalap lain yang harusnya tidak boleh seperti itu."
Menghadapi balapan hari ini, Carpe berharap dapat melakukan start yang bersih tanpa insiden di lap-lap awal. Ia bertekad untuk langsung masuk dalam persaingan perebutan podium di Le Mans.
"Semoga saya lebih beruntung pada start besok (hari ini), melewati tiga putaran awal tanpa masalah..."
Fokus utama Carpe adalah menjaga stabilitas motor di fase awal balapan. Setelah itu, ia berencana untuk menikmati jalannya lomba sembari mengejar hasil maksimal.
"Dari sana, kita akan menikmati balapan serta berusaha memperjuangkan hasil yang bagus di Le Mans," tutup Carpe.