Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil menempati peringkat ketiga klasemen sementara Moto3 2026 setelah rivalnya, Adrian Fernandez, dijatuhi hukuman diskualifikasi dalam enam balapan akibat tindakan ilegal pada mesin motornya.
Keputusan sanksi terhadap pebalap Spanyol tersebut diumumkan melalui laman resmi MotoGP pada Sabtu, 6 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Sanksi berat dijatuhkan setelah pengawas menemukan kawat pengaman mesin dan stiker penanda pembongkaran ilegal pada mesin bernomor segel A810 milik Adrian Fernandez telah dirusak.
Pelanggaran regulasi tersebut berdampak pada pembatalan seluruh hasil balapan Adrian Fernandez selama enam pekan di wilayah Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya.
Akibat pembatalan poin tersebut, posisi Veda Ega Pratama yang sebelumnya menyelesaikan balapan di urutan keempat pada Moto3 Prancis otomatis naik satu peringkat ke posisi ketiga.
Perubahan hasil ini membuat pebalap asal Bantul tersebut mengumpulkan total 67 poin dan memperkokoh posisinya di papan atas klasemen sementara Moto3 2026.
Pihak Leopard Racing selaku tim yang menaungi Adrian Fernandez dilaporkan menolak untuk memberikan komentar resmi mengenai hukuman diskualifikasi yang diterima oleh pebalapnya.
Berikut adalah daftar posisi lima besar klasemen sementara Moto3 2026 setelah penyesuaian poin terbaru:
| Posisi | Pebalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMoto Aspar Team | 145 |
| 2 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | 93 |
| 3 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 67 |
| 4 | Marco Morelli | CFMoto Aspar Team | 62 |
| 5 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | 60 |
Melalui sanksi diskualifikasi ini, Adrian Fernandez tercatat hanya mengantongi poin dari satu balapan saja sepanjang musim ini, yakni saat finis di peringkat keempat pada seri Italia.