Pebulu tangkis tunggal putra Kanada Victor Lai berhasil menembus babak semifinal turnamen Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, setelah menumbangkan wakil Prancis Toma Junior Popov pada Jumat.
Kemenangan meyakinkan diraih oleh peringkat ke-14 dunia tersebut melalui pertandingan dua gim langsung yang berakhir dengan skor 21-8 dan 21-14. Keberhasilan mengamankan tiket empat besar ini diselesaikan oleh Lai dalam durasi permainan selama 36 menit.
Pemain yang mencetak sejarah sebagai atlet Kanada pertama peraih medali pada BWF World Championships 2025 ini menganggap pencapaiannya turut dipengaruhi faktor keberuntungan. Langkah Lai menuju semifinal terbantu oleh mundurnya pemain unggulan asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dari bagan kompetisi.
Meskipun demikian, Lai menegaskan bahwa dirinya tidak mau terbebani oleh status unggulan maupun skema turnamen. Fokus utama sang atlet adalah menghadapi siapapun lawan di lapangan dan memberikan performa maksimal.
"Saya sangat puas dengan penampilan hari ini. Pada gim kedua, lawan sempat bangkit dan mendapatkan momentum permainan, tetapi saya mampu menghentikannya serta mengembalikan jalannya pertandingan sesuai dengan yang saya inginkan," jelas Lai melalui laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Setelah mengevaluasi jalannya pertandingan melawan Popov, Lai juga membagikan pengalamannya mengenai atmosfer luar biasa dari para penonton yang memadati Istora Senayan selama dua laga terakhir.
"Ini merupakan pengalaman pertama saya bermain di Istora. Dua pertandingan terakhir menjadi laga dengan atmosfer paling ramai yang pernah saya rasakan. Situasi seperti itu membuat fokus benar-benar diuji karena suara penonton begitu besar. Terkadang saya kesulitan mendengar arahan pelatih, bahkan menjaga konsentrasi terhadap permainan sendiri. Namun, itu bagian dari pengalaman bertanding di arena yang luar biasa seperti Istora," Lai memaparkan.
Pada babak semifinal yang berlangsung hari Sabtu, 6 Juni 2026, Lai dijadwalkan menantang pemain veteran asal Taiwan sekaligus unggulan keenam turnamen, Chou Tien Chen.