Viktor Axelsen Kritik Aturan Skor 15 Poin Baru BWF

Viktor Axelsen Kritik Aturan Skor 15 Poin Baru BWF

Rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk menerapkan sistem skor 15 poin dalam format best of three games mulai tahun 2027 mendapat kritik dari legenda bulu tangkis dunia, Viktor Axelsen.

Mantan pebulu tangkis asal Denmark tersebut menilai perubahan sistem skor berpotensi mengurangi unsur drama, strategi, dan dinamika pertandingan yang selama ini menjadi daya tarik utama olahraga tepok bulu, seperti dikutip dari Medcom.

Format 21 poin yang saat ini masih digunakan dinilai Viktor Axelsen sebagai sistem terbaik untuk menjaga kualitas laga dan memberi ruang bagi atlet dalam membangun momentum.

"Saya rasa kita akan kehilangan drama dan taktik sedikit. Saya suka sejarah yang ada dalam sebuah pertandingan, itu bisa naik dan turun," kata Axelsen seperti dilansir Antara saat menghadiri acara meet and greet di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024 itu menyatakan bahwa sistem 21 poin memberikan kesempatan yang lebih besar bagi pemain untuk bangkit kembali walau sempat tertinggal jauh.

Momen kebangkitan atau comeback tersebut dipandang Viktor Axelsen sebagai elemen penting yang membuat pertandingan bulu tangkis terasa menarik serta penuh emosi.

"Meskipun Anda tertinggal 11-5 atau semacamnya, Anda bisa bangkit kembali. Itu sangat sulit jika Anda hanya bermain sampai 15 poin," ujarnya.

Pertandingan dengan sistem 15 poin diprediksi berjalan jauh lebih cepat. Akibatnya, para pemain tidak memiliki banyak waktu untuk mengubah strategi saat laga sedang berlangsung.

Dampak Terhadap Aspek Fisik dan Taktik

Dampak sistem baru terhadap aspek fisik dalam bulu tangkis juga menjadi sorotan Viktor Axelsen. Faktor daya tahan dan konsistensi atlet selama bertanding merupakan ciri khas yang krihus dalam olahraga ini.

Durasi pertandingan diperkirakan menjadi lebih singkat dengan sistem 15 poin, sehingga faktor stamina kemungkinan tidak lagi menjadi penentu utama di lapangan.

Potensi lahirnya kejutan dari pemain nonunggulan juga diprediksi meningkat karena margin kesalahan yang dimiliki pemain menjadi semakin kecil.

"Saya rasa akan ada lebih banyak kejutan selama turnamen berlangsung. Anda harus siap sejak awal dan tidak boleh terlalu santai," tutup Axelsen.

Keputusan BWF Berlaku Mulai 2027

Sebelumnya, BWF telah resmi mengesahkan aturan sistem skor 15 poin dalam tiga gim melalui forum 87th BWF Annual General Meeting (AGM) di Horsens, Denmark.

Perubahan aturan ini disetujui oleh mayoritas negara anggota dengan hasil voting sebanyak 198 negara menerima, sementara 43 negara lainnya menyatakan menolak.

Sistem baru tersebut dijadwalkan mulai berlaku dalam seluruh pertandingan resmi internasional pada tanggal 4 Januari 2027.

Meskipun telah memutuskan pensiun pada April lalu, pandangan Viktor Axelsen tetap menjadi suara besar yang mewakili kekhawatiran banyak pemain mengenai berubahnya identitas serta karakter pertandingan bulu tangkis di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi