Visinema Pictures Tayangkan Film Nobody Loves Kay Juni 2026

Visinema Pictures Tayangkan Film Nobody Loves Kay Juni 2026

Visinema Pictures bersiap merilis karya sinema terbaru berjudul Nobody Loves Kay di bioskop pada 4 Juni 2026. Seperti dikutip dari Suara, alur cerita film ini terinspirasi langsung dari rekam jejak kesuksesan yang dilalui oleh seorang atlet e-sport bernama Kairi Onic.

Aktor muda Bima Azriel dipercaya sebagai pemeran utama yang memainkan karakter Kay. Melalui peran tersebut, ia menggambarkan lika-liku dan proses panjang dalam mewujudkan impian sebagai seorang pemain game profesional.

"Aku merasakan dari skripnya, film ini secara garis besar tentang perjuangan dan mimpi," tutur Bima Azriel saat berbincang di kantor Suara.com kawasan Pal Merah, Jakarta Barat pada Selasa, 26 Mei 2026.

Layar lebar ini berupaya memotret sudut pandang baru yang kerap memicu perdebatan di lingkungan keluarga. Salah satunya mengenai skeptisisme generasi tua terhadap prospek finansial dan masa depan karier di dunia game online.

"Iya, menjadi pro player menjadi sesuatu yang belum familiar di kalangan generasi atas. Nah ini yang juga menjadi highlight," kata Bima Azriel.

Melalui narasi film ini, penonton disuguhkan pembuktian bahwa ketekunan di dunia game online mampu menghasilkan kesuksesan serta pendapatan yang menjanjikan.

Meski begitu, Bima Azriel menegaskan bahwa tayangan ini tidak bermaksud memberikan contoh buruk kepada anak untuk bersikap tidak patuh. Hubungan harmonis tetap bisa terjalin melalui ruang diskusi yang sehat antara anak dan orang tua.

"Kalau yang kita harapin tuh lebih kayak, mungkin orangtua dan anak tuh komunikasinya bisa saling terbuka. Jadi bukan sebagai seorang anak harus membangkang atau sebagai orang tua harus yang mengekang, nggak begitu," papar aktor 19 tahun ini.

Aktris Ayastrophiile yang turut terlibat dalam proyek ini menambahkan, kehadiran film tersebut diharapkan dapat menjembatani komunikasi dua arah. Remaja diajak untuk memahami kecemasan serta kekhawatiran yang dirasakan oleh orang tua mereka.

"Respons dari orang tua mungkin tidak sesuai diharapkan sama kita, ya kita juga jangan kayak langsung menganggap orang tua itu udah nggak sayang lagi, atau gimana," kata Aya menambahkan.

Aya menilai bahwa sikap protektif atau penolakan dari orang tua sebenarnya berakar dari rasa kasih sayang. Penilaian tersebut muncul karena setiap orang tua menginginkan kepastian hidup yang mapan bagi masa depan buah hati mereka.

Aya juga menilai Nobody Loves Kay sangat relevan untuk disaksikan oleh kalangan orang tua. Keterlibatan aktif serta dukungan nyata dari keluarga memiliki makna yang sangat besar bagi anak dalam mengejar cita-cita.

"Kan jadinya lebih apa ya, lebih berasa ketika anak mengejar mimpi terus orang tua tuh ikut di dalamnya, ikut serta di dalamnya, itu kan kayak lebih touching," imbuhnya.

Artikel terkait

Rekomendasi