Vivo Indonesia memberikan sinyal mengenai kemungkinan peluncuran ponsel Vivo X300 FE di pasar domestik guna melengkapi seri premium yang telah hadir. Hadie Mandala selaku Product Manager Vivo Indonesia menyatakan bahwa perusahaan saat ini sedang memfokuskan strategi pada penjualan model X300 Ultra yang baru saja diperkenalkan.
Kepastian mengenai kehadiran varian yang lebih terjangkau tersebut masih bergantung pada analisis pasar terhadap pengguna seri X di Indonesia. Sebagaimana dilansir dari Detik iNET, perangkat ini menarik perhatian karena sebelumnya telah lolos sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian.
"Tidak menutup kemungkinan sebenarnya. Balik lagi, kami masih melihat bagaimana kebutuhan X-series user di Indonesia saat ini," katanya Hadie Mandala, Product Manager Vivo Indonesia.
Secara teknis, Vivo X300 FE mengusung spesifikasi tinggi dengan layar LTPO AMOLED berukuran 6,31 inci yang memiliki resolusi 1,5K. Panel layar tersebut mampu mencapai tingkat kecerahan maksimal hingga 5.000 nits dan mendukung kecepatan refresh adaptif mulai dari 1 hingga 120Hz.
Dapur pacu perangkat ini mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 yang dibangun dengan fabrikasi 3nm. Performa tersebut didukung oleh RAM LPDDR5X sebesar 12GB dan sistem pendingin VC Liquid Cooling untuk menjaga kestabilan suhu saat penggunaan intensif.
Sektor fotografi tetap mengedepankan kolaborasi dengan ZEISS melalui sistem tiga kamera belakang yang mencakup sensor utama 50MP Sony IMX921. Selain itu, terdapat kamera telephoto periskop 50MP yang mampu melakukan perbesaran digital hingga 100 kali serta kamera ultrawide 8MP.
Daya tahan perangkat didukung oleh baterai berkapasitas 6.500mAh, yang diklaim sebagai kapasitas terbesar untuk ponsel di kelas ukuran layarnya. Vivo juga melengkapi ponsel ini dengan pengisian daya cepat kabel 90W dan nirkabel 40W, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 dan IP69.