Vendor smartphone asal China, Vivo, dikabarkan tengah menyiapkan lini flagship baru bernama Vivo X500 series. Ponsel premium ini diyakini akan meluncur ke pasaran lebih cepat daripada generasi pendahulunya.
Seperti dilansir dari Tekno, seri penerus Vivo X300 ini disebut bakal terdiri dari tiga model. Ketiga varian tersebut meliputi Vivo X500 reguler, Vivo X500 Pro, serta kasta tertingginyanya Vivo X500 Pro Max.
Dari seluruh model yang akan diluncurkan, varian Pro Max menjadi model yang paling mencuri perhatian. Ponsel ini dirumorkan membawa daya baterai jumbo, chipset generasi baru, hingga kamera periskop berkekuatan 200 MP.
Berdasarkan bocoran yang beredar di internet, Vivo X500 Pro Max konon bakal ditenagai oleh chipset terbaru MediaTek Dimensity 9600 Pro. Komponen dapur pacu ini kabarnya diproduksi dengan fabrikasi teknologi 2 nanometer.
Ukuran fabrikasi yang semakin kecil ini diklaim membuat transistor di dalam chip bekerja jauh lebih efisien. Chipset tersebut digadang mampu menghasilkan performa tinggi dengan konsumsi daya lebih rendah sekaligus suhu yang tetap dingin.
Efisiensi tersebut sangat krusial bagi perangkat premium modern yang umumnya memiliki ruang pendinginan terbatas di dalam bodi. Chip 2 nanometer ini memungkinkan performa tetap kencang tanpa membuat bodi ponsel cepat panas.
Pengguna pun tetap nyaman saat memakai ponsel untuk aktivitas berat. Beberapa di antaranya meliputi bermain game, merekam video beresolusi 4K, hingga menjalankan berbagai fitur kecerdasan buatan atau AI yang berat.
Chipset ini dikabarkan bakal memakai arsitektur dual ultra-core dengan kecepatan clock speed yang mendekati angka 5 GHz. Vivo disebut-sebut bakal menjadi salah satu vendor pertama yang menggunakan komponen baru MediaTek ini.
Sektor Kamera Premium Sony dan Lensa Zoom 200 MP
Vivo sebelumnya resmi merilis lini flagship Vivo X300 series di Indonesia pada Kamis, 20 November 2025. Untuk lini baru ini, produsen asal China tersebut dikabarkan tetap mempertahankan fokus besar pada teknologi fotografi dan kemampuan zoom.
Vivo X500 Pro Max dirumorkan bakal memakai sensor utama Sony LYTIA-838 beresolusi 50 MP dengan ukuran sensor 1/1.28 inci. Sensor papan atas ini sudah mendukung teknologi LOFIC untuk meningkatkan dynamic range hingga lebih dari 16EV.
Teknologi LOFIC tersebut memungkinkan kamera ponsel menangkap detail yang lebih baik di area terang dan gelap secara bersamaan. Selain kamera utama, produsen juga menyiapkan kamera periskop telefoto berkekuatan 200 MP.
Langkah ini diambil setelah vendor mendapat banyak pujian lewat kemampuan zoom pada seri X200 Pro terdahulu. Oleh karena itu, varian X500 Pro Max diperkirakan kembali menjadikan kamera telefoto sebagai salah satu senjata utamanya.
Kapasitas Baterai Mengalami Peningkatan Besar
Bocoran terbaru lain menyebutkan bahwa Vivo X500 Pro Max saat ini sedang diuji menggunakan baterai berkapasitas lebih dari 8.000 mAh. Jika rumor ini akurat, kapasitas ini bakal menjadi yang terbesar di lini X series.
Sebagai perbandingan, model pendahulunya yaitu Vivo X300 reguler memiliki baterai 6.040 mAh dan Vivo X300 Pro dibekali daya 6.510 mAh. Sementara model tertinggi sebelumnya, Vivo X300 Ultra, membawa baterai berkapasitas 6.600 mAh.
Pada sektor tampilan fisik, Vivo X500 Pro Max disebut bakal memakai panel layar OLED LTPO berukuran 6,85 inci. Layar ini mendukung resolusi mencapai 2K dengan tingkat refresh rate hingga 144 Hz.
Spesifikasi layar tersebut menjadikannya sebagai model dengan ukuran layar terbesar dan paling premium di keluarga X500 series. Sementara itu, varian reguler dirumorkan memakai layar 6,37 inci dan model Pro hadir dengan layar 6,59 inci.
Kedua model di bawah varian Pro Max tersebut juga diprediksi tetap memakai chipset dari keluarga Dimensity 9600 series. Seluruh informasi teknis ini dihimpun dari laporan GizmoChina serta Gadgets360.
Lini Vivo X500 series dikabarkan siap melakukan debut lebih awal dibanding seri Vivo X300 tahun lalu yang meluncur pertengahan Oktober 2025. Hingga saat ini, seluruh spesifikasi yang beredar masih sebatas bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh pihak vendor.