Wahana Musik Indonesia menetapkan susunan Badan Pengawas organisasi yang baru dalam Rapat Umum Anggota Luar Biasa pada Senin, 18 Mei 2026. Agenda tersebut diselenggarakan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat tata kelola organisasi yang transparan serta akuntabel bagi para anggota.
Pemilihan kepengurusan baru ini dilansir dari Detik Hot merupakan kelanjutan dari Rapat Umum Anggota yang sudah berjalan pada Desember 2025 lalu. Selain fokus pada struktur pengawasan, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai momentum penguatan jaringan antarpelaku industri musik dari berbagai unsur.
Pelaksanaan kegiatan tahunan ini mendapatkan dukungan teknis serta eksekusi acara dari Evoria Event Orchestrator. Dari proses pemilihan tersebut, sejumlah nama resmi terpilih untuk mengisi posisi di Badan Pengawas berdasarkan representasi unsur anggota.
Perwakilan dari unsur Pencipta diisi oleh nama-nama seperti Pasmarizal, Bongky Ismail, Indra Prasta The Rain, Andi Putranto, Candra Paul Irawan, Tonny Ardi, dan Firman Rahmat Siagian. Sementara itu, keterwakilan unsur publisher diisi oleh Ari Lazuardi dari PT Mahar Pustaka Nusantara, Oktavia Pal Gunadi dari PT Suara Publishindo, dan Rita Marlina dari PT Aquarius Pustaka Musik.
Posisi dari unsur publisher juga ditempati oleh Leonard Handhi dari PT Wirayuda Swaratama Jeka, Sunnie Lie dari PT Karya Anak Hoki, serta Yuliana Fransisca Wijaya dari PT Arga Swara Kencana Musik. Perubahan struktur pengawasan ini diharapkan membawa dampak positif langsung terhadap kepentingan seluruh anggota.
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya formasi kepengurusan pengawas yang baru ini dalam keterangan resmi mereka.
"WAMI mengucapkan selamat kepada seluruh Badan Pengawas terpilih. Diharapkan para anggota Badan Pengawas yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus mendorong penguatan sistem pengawasan dan tata kelola organisasi demi kepentingan seluruh anggota WAMI," kata Adi Adrian, Presiden Direktur WAMI.