Tim nasional Wales menelan kekalahan 1-2 dari Rumania dalam pertandingan persahabatan di Stadionul Steaua, Bukares, yang membuat rekor tanpa kemenangan tandang mereka sejak 2008 terus berlanjut.
Gol dari Florinel Coman dan Adrian Rus mengapit gol balasan pemain Wales David Brooks pada menit ke-63, sekaligus memberikan kemenangan perdana bagi Gheorghe Hagi sejak ditunjuk sebagai pelatih Rumania pada April.
Hasil minus ini memperpanjang catatan buruk Wales yang belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan sepanjang tahun 2026, setelah terakhir kali menang 7-1 atas Makedonia Utara pada November lalu.
Manajer Wales Craig Bellamy tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas performa anak asuhnya yang dinilai kurang tajam dalam menyerang.
"Disappointing," ujar Craig Bellamy dalam konferensi pers setelah pertandingan dilansir dari BBC.
"There were some good bits, but there were some negatives as well. We need to be better."
Bellamy menilai pasukannya terlalu lama melakukan penguasaan bola di area pertahanan sendiri sehingga gagal menembus lini belakang lawan secara konsisten.
"I felt we didn't create the opportunity enough to get into the final third and create consistent chances," kata Craig Bellamy.
Meskipun menguasai 57 persen aliran bola dan melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran, peluang emas dari Ethan Ampadu, Brennan Johnson, serta pemain pengganti Lewis Koumas gagal membuahkan hasil.
"We had one or two exceptional chances of course, but we were in too much build-up deep, and that's not what we look for," tutur Craig Bellamy.
Bellamy menegaskan bahwa skema permainan yang ia inginkan adalah aliran bola yang cepat untuk membongkar pertahanan lawan secara berkala.
"We want to break lines and be attacking the defence on a regular basis," ucap Craig Bellamy.
Alur permainan yang lambat di beberapa momen krusial menjadi evaluasi utama sang pelatih setelah pertandingan di Bukares tersebut selesai.
"I just thought we were slow moving the ball at times which didn't help us, so I'm disappointed," tambah Craig Bellamy.
Kritik senada juga dilontarkan oleh pencetak gol Wales, David Brooks, yang menuntut peningkatan performa menjelang kompetisi UEFA Nations League A melawan Portugal, Denmark, dan Norwegia akhir tahun ini.
"We were not good enough, not at all," cetus David Brooks kepada BBC Match of the Day Wales.
Brooks meminta rekan-rekan setimnya untuk mengevaluasi rekaman pertandingan agar bisa memetik pelajaran berharga bagi perkembangan tim.
"We need to watch it back and try and take some positives out of it," ungkap David Brooks.
Ia menyoroti aliran bola tim yang dinilai tidak efektif dan kurang melepaskan umpan-umpan terobosan yang mematikan.
"We kept the ball quite nicely, but we lacked penetrating passes," jelas David Brooks.
Skuat Wales kini dituntut segera berbenah sebelum memasuki pemusatan latihan berikutnya dan memulai kampanye di Nations League.
"We played in the wrong areas. We need to be miles better in the Nations League and in the next camp," pungkas David Brooks.