Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menekankan pentingnya kewaspadaan kepada skuad Bajul Ijo menjelang pertandingan pekan ke-31 BRI Super League 2025/26 melawan PSBS Biak. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (2/5) sore.
Dilansir dari Bola, tim tuan rumah saat ini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan mengantongi 48 poin. Meski mencatatkan dua kemenangan besar tanpa kebobolan di laga sebelumnya, Tavares meminta para pemainnya tidak kehilangan fokus menghadapi lawan.
Juru taktik asal Portugal tersebut menyatakan bahwa posisi lawan di dasar klasemen bukan jaminan laga akan berjalan mudah bagi timnya. Ia menilai lawan tetap memiliki potensi besar untuk memberikan kejutan di lapangan.
"Jika kita menganalisis tim lawan, kita harus rendah hati untuk melihat tim lawan bukan sebagai tim yang berada di posisi terakhir liga," kata Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.
Eks pelatih PSM Makassar itu mengingatkan Francisco Rivera dan kolega agar tetap disiplin dalam menjalankan taktik yang telah dipersiapkan. Konsistensi permainan dianggap sebagai kunci utama untuk meraih hasil maksimal.
"Kami harus berpikir bahwa kita bermain melawan tim yang bagus dan kita harus melanjutkan rencana kita," pungkas Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.
Selain strategi tim, perhatian juga tertuju pada Toni Firmansyah yang terus menunjukkan perkembangan positif di skuad utama. Pemain asli Surabaya jebolan akademi klub tersebut menjadi representasi keberhasilan pembinaan pemain muda di Persebaya.
"Toni menunjukkan konsistensi di pertandingan-pertandingan terakhir. Dia mendapat kesempatan, dia mengambil kesempatan itu," ujar Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.
Walaupun memberikan kepercayaan, sang pelatih memberikan catatan khusus mengenai disiplin pemain mudanya itu di lapangan. Tavares menyoroti kerentanan Toni dalam mengoleksi kartu kuning yang dinilai perlu segera diperbaiki.
"Kita suka bertaruh pada pemain muda. Toni akan bermain," imbuh Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.
Tavares menegaskan bahwa persaingan di level tertinggi menuntut kerja keras yang tidak terputus dari setiap individu. Menurutnya, talenta besar tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan etos kerja yang kuat di setiap sesi latihan maupun pertandingan.
"Sayangnya, sangat mudah baginya untuk mendapatkan kartu kuning. Itu satu hal yang perlu dia perbaiki," kata Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.
Peringatan tersebut diberikan agar sang pemain muda tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Tavares menekankan bahwa kelengahan sedikit saja dapat membuat posisi pemain tergeser oleh rekan setim lainnya.
"Dia harus bekerja keras, jangan bersantai, karena saat kamu bersantai, pemain lain sedang bekerja keras," sambung Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.
Di sisi lain, Toni Firmansyah memastikan bahwa kesiapan mental dan fisik seluruh penggawa Bajul Ijo sudah berada di level optimal. Pemain berlabel Timnas Indonesia ini bertekad memberikan kontribusi maksimal demi mengamankan poin di kandang sendiri.
"Semua pemain kondisi cukup baik dan kita semua akan bekerja 100 persen untuk pertandingan ini," ujar Toni Firmansyah, Pemain Persebaya.
Toni juga mewaspadai pola permainan tim tamu yang dinilai memiliki transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Fokus penuh selama 90 menit menjadi kewajiban bagi seluruh pemain di lini belakang maupun tengah.
"Kita harus fokus 90 menit dan kerja keras untuk mengantisipasi serangan balik mereka," imbuh Toni Firmansyah, Pemain Persebaya.
Dengan menyisakan empat pertandingan musim ini, Persebaya berupaya menjaga konsistensi demi memperbaiki peringkat di papan atas. Tavares menegaskan kemenangan atas PSBS Biak menjadi syarat mutlak untuk terus bersaing di kompetisi.
"Jika kami tidak memenangkan pertandingan, kami tidak bisa bermimpi mempertahankan posisi ini," pungkas Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.