Manajer baru Chelsea Xabi Alonso diyakini mampu membangkitkan performa klub barunya menjadi tim yang kembali berbahaya pada musim kompetisi mendatang. Keyakinan terhadap pelatih asal Spanyol tersebut disampaikan oleh legenda Manchester United Wayne Rooney, sebagaimana dilansir dari Detik Sport pada Mei 2026.
Klub berjuluk Si Biru tersebut sebelumnya menyudahi musim kompetisi 2025/2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka finis di peringkat ke-10 klasemen akhir sehingga dipastikan absen dari kompetisi antarklub Eropa untuk musim depan.
Kegagalan Chelsea menembus kompetisi Eropa justru dipandang sebagai sebuah keuntungan bagi Alonso yang diikat kontrak selama empat tahun. Pelatih baru yang dijadwalkan mulai bekerja pada 1 Juli 2026 tersebut dinilai memiliki waktu persiapan yang lebih longgar.
"Praktis mereka akan bertanding sekali seminggu. Jadi, Alonso punya banyak waktu untuk meramu timnya," jelas Rooney dilansir dari Sky Sports.
Kondisi agenda pramusim yang padat dan terganggu oleh pelaksanaan Piala Dunia membuat ketiadaan jadwal laga Eropa menjadi berkah tersendiri. Alonso dapat memanfaatkan hari-hari kerja secara maksimal untuk menanamkan filosofi bermainnya kepada skuad London Barat.
"Pramusim besok jelas terganggu dengan Piala Dunia. Maka, Alonso diuntungkan karena bisa punya banyak waktu untuk memaksimalkan ide-idenya di Chelsea. Mereka bisa latihan lebih dari dua kali dalam seminggu," sambungnya.
Potensi Alonso sebagai juru taktik papan atas dinilai tetap besar meski ia pernah mengalami kegagalan di Real Madrid dan hanya melatih selama setengah musim. Rekam jejak kesuksesannya bersama Bayer Leverkusen menjadi bukti kapasitas kepemimpinannya.
Pengalaman Alonso yang pernah merumput bersama Liverpool semasa menjadi pemain juga menjadi modal penting. Pengenalan mendalam terhadap atmosfer sepak bola Inggris membuatnya diprediksi tidak membutuhkan waktu adaptasi yang lama.
"Saya yakin, Chelsea jadi ancaman nyata di musim depan," tutupnya.