Pebasket San Antonio Spurs Victor Wembanyama tampil dominan dengan mencetak 41 poin dan 24 rebound untuk membawa timnya menang 122-115 atas Oklahoma City Thunder melalui babak dua kali waktu tambahan pada gim pertama Final Wilayah Barat NBA di Paycom Center, Oklahoma City, pada Senin malam, 18 Mei 2026.
Performa luar biasa dalam waktu bermain tertinggi sepanjang kariernya selama 49 menit tersebut membuat nama Wembanyama sejajar dengan para legenda bola basket dunia seperti Wilt Chamberlain, Hakeem Olajuwon, Kareem Abdul-Jabbar, dan Charles Barkley yang pernah mencatat statistik serupa di babak playoff.
Kemenangan San Antonio Spurs ini tergolong mengejutkan karena mereka harus tampil di markas lawan tanpa kehadiran point guard utama De’Aaron Fox yang sedang mengalami cedera, serta sempat kehilangan keunggulan 10 poin pada kuarter keempat sebelum akhirnya bangkit.
Rekan setim Wembanyama memberikan pujian setinggi langit atas kontribusi masif sang pemain yang juga mencatatkan tiga blok dan mengubah skema pertahanan lawan sepanjang pertandingan sengit tersebut.
"The best player in the (expletive) world," ujar Stephon Castle, guard San Antonio Spurs dalam sebuah wawancara pascapertandingan di saluran NBC.
Gelar pemain terbaik saat ini secara resmi sebenarnya masih disandang oleh guard Oklahoma City Thunder Shai Gilgeous-Alexander yang menerima trofi Most Valuable Player keduanya dalam seremoni sebelum pertandingan dimulai.
Keberhasilan Gilgeous-Alexander mengangkat trofi tersebut di depan mata Wembanyama diakui oleh tim pelatih menjadi sebuah motivasi tambahan yang membakar semangat juang bintang asal Prancis bertinggi badan 7 kaki 4 inci itu.
"He’s competitive. If you’re a competitor and you see another competitor get rewarded with what you want. ... If that’s motivation, we all get motivated by different things," kata Mitch Johnson, pelatih San Antonio Spurs menilai dinamika kompetisi antar pemain bintang.
Pihak pelatih menambahkan bahwa perspektif kompetitif seperti itu merupakan pendekatan yang sangat wajar bagi seorang atlet profesional di level tertinggi.
"As a competitive person, that would be my approach and perspective." sambung Mitch Johnson, pelatih San Antonio Spurs.
Seusai merampungkan seluruh tanggung jawab konferensi pers pascapertandingan yang melelahkan fisik dan mentalnya, Wembanyama terlihat harus dibantu menggunakan kursi kantor beroda oleh seorang staf tim menuju ruang ganti.
"Save some steps," kata Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs saat menaiki kursi roda tersebut.
Meskipun tampil gemilang dengan memasukkan 14 dari 25 tembakan lapangan serta melesakkan tembakan tiga angka krusial yang memaksakan babak waktu tambahan kedua, Wembanyama mengaku masih memiliki ambisi besar untuk terus berkembang.
"I’ve still got a lot to learn," kata Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs.
Ia menegaskan hasratnya untuk bisa membawa pulang trofi individu paling bergengsi tersebut berkali-kali di masa depan.
"And I want to get that trophy many times in my career." ujar Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs.
Saat ditanya mengenai status apakah dirinya sudah pantas disebut sebagai pemain bola basket terbaik di dunia saat ini, pemain muda berbakat tersebut memberikan jawaban yang diplomatis.
"The world is 8 billion people," tutur Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs.
Ia menganggap status terbaik adalah hal yang subjektif karena setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda.
"That’s 8 billion opinions." ucap Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs.
Kemenangan di laga pembuka ini sekaligus menegaskan bahwa San Antonio Spurs kini siap bersaing memperebutkan gelar juara NBA musim ini dan tidak gentar menghadapi tekanan di lingkungan mana pun.
"The message would be that we as a team are ready to go into any environment, in any place, against anybody," kata Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs.
Wembanyama menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa kerja keras dan kegigihan seluruh elemen tim menjadi kunci utama kesuksesan mereka dalam membalikkan prediksi banyak pihak.
"And even though we’ve still got a lot to learn, our effort should be over anybody else’s. And tonight, we were relentless." kata Victor Wembanyama, forward San Antonio Spurs.
Di kubu lawan, kekalahan ini menjadi evaluasi tersendiri bagi Oklahoma City Thunder yang sebelumnya belum terkalahkan dalam dua putaran awal babak playoff, di mana tim tuan rumah harus mengakui keunggulan rebound tim tamu dengan selisih 40-61.
"I think he’s a great player with high impact obviously, and when you play against those players it’s kind of an acquired thing," kata Mark Daigneault, pelatih Oklahoma City Thunder saat menganalisis dampak permainan Wembanyama.
Pihak staf kepelatihan lawan juga menyatakan bahwa menghadapi pemain dengan kemampuan langka seperti itu memberikan proses pembelajaran yang berharga bagi timnya.
"You’re learning as you go. We’ve gone through that with other great players." pungkas Mark Daigneault, pelatih Oklahoma City Thunder.
Pertandingan kedua dalam seri Final Wilayah Barat NBA antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder dijadwalkan akan kembali berlangsung di arena yang sama pada Rabu malam waktu setempat.