Era baru kini dimulai Chelsea setelah resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer tetap untuk menggantikan posisi Liam Rosenior.
Seperti dilansir dari Detik Sport, posisi penjaga gawang diyakini bakal menjadi salah satu pekerjaan rumah pertama yang harus segera diselesaikan oleh sang manajer baru.
Langkah awal Alonso dipastikan tidak mudah karena ia wajib merampingkan skuat yang gemuk guna meminimalkan potensi gesekan di dalam internal tim.
Selain restrukturisasi skuat, sektor kiper menjadi sorotan tajam karena Alonso membutuhkan penjaga gawang yang lihai menguasai bola dengan kaki demi menerapkan taktik permainan dari lini belakang.
Kendala besar muncul lantaran penjaga gawang utama saat ini, Robert Sanchez, dinilai tidak cocok dengan kriteria tersebut dan kerap melakukan tindakan blunder sejak era Enzo Maresca.
Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, memberikan pandangannya mengenai situasi pelik yang dihadapi oleh penjaga gawang utama The Blues tersebut.
"Saya tak suka bilang ada yang harus pergi. Dia kiper bagus, tapi ketika dia bermain dengan kakinya, dia berbahaya buat timnya sendiri," kata mantan bek Chelsea Frank Leboeuf dikutip Metro.
Leboeuf kemudian memberikan komparasi mengenai situasi serupa yang pernah terjadi di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
"Ketika Donnarumma gabung Manchester City, dia mengalami masalah serupa, dan Pep Guardiola berhasil menyesuaikan ke sistem baru untuk memastikan Donnarumma tidak terlalu banyak main dengan kaki. Jadi ya mungkin saja itu terjadi."
Leboeuf meragukan sang manajer akan merombak skema permainannya hanya demi mengakomodasi satu orang pemain saja.
"Tapi saya tak yakin Alonso bakal mau mengubah gayanya untuk satu pemain, jadi mereka mungkin mau mengganti kipernya. Saya sangat menyukai Raya, orang itu salah satu kiper terbaik di dunia kalau bukan yang terbaik saat ini, dan dia telah membuktikannya di final Liga Champions juga."
Menurutnya, profil penjaga gawang yang memiliki kemampuan distribusi bola mumpuni merupakan sosok yang ideal untuk diboyong ke Stamford Bridge.
"Dengan kakinya, semuanya tampak mudah, dan saya sungguh berpikir Chelsea harus mencoba mendapatkan seseorang seperti Raya."
Tantangan ini menjadi semakin krusial mengingat performa tidak konsisten The Blues yang menyebabkan mereka terlempar ke peringkat ke-10 pada akhir musim.
Catatan tersebut memperpanjang tren negatif London Biru yang tercatat hanya mampu mengamankan posisi empat besar sebanyak satu kali dalam kurun waktu empat musim terakhir semenjak kendali klub diambil alih oleh konsorsium Todd Boehly.