Xiaomi resmi meluncurkan program Android 17 Beta berbasis sistem antarmuka HyperOS 3.3 untuk empat perangkat flagship pada Sabtu, 2 Mei 2026. Pembaruan ini mencakup model Xiaomi 17, Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 15T Pro, serta Leica Leitzphone guna memberikan akses fitur terbaru lebih awal kepada pengguna.
Peluncuran ini menarik perhatian industri karena penggunaan HyperOS 3.3, bukan versi 3.2 seperti yang diprediksi sebelumnya. Sebagaimana dilansir dari Suara, langkah tersebut menandakan Xiaomi fokus pada optimalisasi HyperOS 3 berbasis Android 17 dibandingkan langsung beralih ke HyperOS 4.
Laporan dari XiaomiTime pada Sabtu (2/5/2026) mengonfirmasi bahwa integrasi Android 17 Beta langsung dipadukan dengan HyperOS 3.3. Strategi ini dianggap sebagai langkah agresif perusahaan dalam mempercepat pengembangan sistem pada segmen pasar smartphone premium global.
Pengguna yang ingin berpartisipasi dalam program ini diwajibkan memastikan perangkat mereka telah menjalankan versi firmware tertentu. Persyaratan teknis mencakup kapasitas baterai minimal 40 persen dan ruang penyimpanan kosong sebesar 10GB agar proses instalasi berjalan tanpa kendala.
| Model Perangkat | Versi Firmware |
|---|---|
| Xiaomi 17 | OS3.0.301.0.WPCMIXM |
| Xiaomi 17 Ultra | OS3.0.9.0.WPAMIXM |
| Leica Leitzphone powered by Xiaomi | OS3.0.9.0.WPAMIXM |
| Xiaomi 15T Pro | OS3.0.11.0.WOSMIXM |
Proses instalasi dilakukan secara manual dengan mengunduh file ROM ZIP ke penyimpanan internal ponsel. Pengguna kemudian perlu mengaktifkan opsi tambahan pada menu tentang ponsel dengan mengetuk logo HyperOS sebanyak sepuluh kali sebelum memilih paket pembaruan melalui ikon tiga titik.
Pihak Xiaomi memberikan peringatan bahwa versi beta ini masih memiliki risiko stabilitas, termasuk potensi kemunculan bug, masalah kompatibilitas aplikasi, hingga penurunan performa. Pencadangan data sangat disarankan karena proses kembali ke firmware stabil atau downgrade berisiko menghapus seluruh data di perangkat.
"Pilih Paket Pembaruan" kata Xiaomi dalam instruksi menu instalasi bagi pengguna yang ingin memulai proses pembaruan sistem tersebut.
Kehadiran program Developer Preview ini menjadi sarana bagi pengguna untuk menguji fungsionalitas sistem sebelum versi stabil dirilis secara global. Xiaomi tetap menyediakan file firmware cadangan bagi pengguna yang mengalami masalah serius dan perlu melakukan pemulihan perangkat ke kondisi sebelumnya.