Presiden Xiaomi Lu Weibing mengumumkan perluasan program peningkatan baterai berbayar khusus untuk seluruh lini Xiaomi 13 series di China pada Jumat (8/5/2026). Program ini tidak hanya menawarkan penggantian komponen yang aus, tetapi juga memberikan kapasitas daya yang lebih besar dari standar aslinya.
Kapasitas baterai pada model Xiaomi 13 standar kini dapat ditingkatkan dari 4.500 mAh menjadi 4.850 mAh. Sementara itu, varian Xiaomi 13 Pro mendapatkan penambahan signifikan dari daya tampung 4.820 mAh menjadi sebesar 5.361 mAh.
Peningkatan kapasitas tertinggi ditujukan bagi Xiaomi 13 Ultra yang kini mampu menampung daya hingga 5.500 mAh dari sebelumnya 5.000 mAh. Penambahan sebesar 500 mAh tersebut diproyeksikan dapat memperpanjang durasi pemakaian perangkat secara nyata bagi para pengguna setia seri ini.
Layanan peningkatan komponen ini dipatok seharga 189 yuan atau setara dengan Rp 480 ribuan, yang sudah mencakup biaya jasa pemasangan. Informasi yang dilansir dari Detik iNET menyebutkan bahwa penawaran ini bersifat terbatas sehingga pemilik perangkat disarankan untuk segera melakukan pemesanan.
| Model Perangkat | Kapasitas Lama | Kapasitas Baru |
|---|---|---|
| Xiaomi 13 | 4.500 mAh | 4.850 mAh |
| Xiaomi 13 Pro | 4.820 mAh | 5.361 mAh |
| Xiaomi 13 Ultra | 5.000 mAh | 5.500 mAh |
Terdapat sejumlah catatan teknis bagi pengguna, termasuk durasi pengisian daya yang diprediksi akan berlangsung lebih lama akibat perubahan kapasitas. Dalam kondisi daya kosong total, perangkat mungkin membutuhkan waktu pengisian sekitar 15 hingga 30 menit sebelum indikator pengisian daya muncul di layar.
Sinkronisasi perangkat lunak juga menjadi perhatian karena aplikasi pihak ketiga kemungkinan tidak akan membaca angka kapasitas baru secara akurat. Pengguna diminta untuk melakukan pengecekan data kesehatan baterai secara resmi melalui menu pengaturan pada sistem operasi MIUI atau HyperOS mereka.
Ponsel juga dilaporkan akan mengalami peningkatan suhu atau terasa hangat sesaat setelah proses penggantian selesai dilakukan. Hal ini terjadi karena sistem operasi memerlukan waktu untuk melakukan proses kalibrasi dan penyesuaian di latar belakang guna mengoptimalkan kinerja baterai baru tersebut.
Pembaruan versi sistem operasi tertentu mungkin juga diwajibkan oleh pihak penyedia layanan sebelum proses pembedahan perangkat dilakukan. Hingga saat ini, inisiatif peningkatan perangkat keras tersebut masih eksklusif tersedia untuk pasar domestik China dan belum ada kepastian ekspansi ke pasar internasional.