Yordania Siapkan Taktik Khusus Hadapi Argentina di Piala Dunia 2026

Yordania Siapkan Taktik Khusus Hadapi Argentina di Piala Dunia 2026

Timnas Yordania berhasil mengamankan tiket putaran final Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola mereka. Capaian ini diraih setelah skuad berjuluk The Nashama tersebut gagal dalam sembilan upaya kualifikasi berturut-turut sejak debut mereka pada tahun 1986, sebagaimana dilansir dari Suara.

Pelatih Yordania, Jamal Sellami, kini tengah mematangkan persiapan taktis untuk menghadapi persaingan ketat di Grup J. Timnas Yordania dijadwalkan akan bertarung melawan juara bertahan Argentina, Austria, serta Aljazair guna memperebutkan posisi di babak gugur.

Laga kontra Argentina menjadi perhatian utama karena Yordania harus meredam pergerakan megabintang Lionel Messi. Sellami memberikan pengakuan terkait beratnya tantangan yang akan dihadapi oleh anak asuhnya saat berjumpa dengan pemain berjuluk La Pulga tersebut di atas lapangan hijau.

"Menghadapi Messi adalah pengalaman unik. Ini mewakili tantangan besar bagi pemain kami, dan kami memiliki persiapan khusus untuk setiap tahap karena sebelum pertandingan Argentina, kami memiliki dua pertandingan penting lainnya. Pertandingan melawan Messi akan membutuhkan persiapan khusus," ujar Sellami, Pelatih Timnas Yordania.

Mantan pemain Piala Dunia 1998 tersebut juga menyoroti pentingnya laga ketiga grup sebagai penentu nasib tim. Ia berharap kehadiran Messi dapat memberikan atmosfer kompetisi yang ikonik bagi perjuangan Yordania di panggung dunia.

"Bagi kami, pertandingan melawan Argentina akan menjadi pertandingan ketiga. Tentu saja, kami berharap Messi akan hadir karena berita yang beredar sekarang tidak mengonfirmasi kehadiran atau ketidakhadiran Messi. Saya berharap dia hadir karena dia masih ikon sepak bola, jadi pertandingan akan sangat seru. Ini adalah pertandingan yang kami harap akan menjadi penentu posisi kami ke babak berikutnya di Piala Dunia," tegas Sellami, Pelatih Timnas Yordania.

Transformasi performa Yordania merupakan kelanjutan dari kesuksesan mereka menjadi runner-up Piala Asia 2023. Sellami berupaya memperdalam komposisi pemain untuk meminimalisasi risiko cedera sekaligus menanamkan karakter berani kepada seluruh anggota timnya.

"Tentu saja, saya ingin performa tim nasional mencerminkan semangat Nashama – keberanian, persatuan, keberanian, dan kehadiran. Kami menghadapi tim dengan filosofi sepak bola yang sangat berbeda, namun kami mampu memberikan kesan positif. Kami telah menunjukkan identitas kami, dan melalui pencapaian ini kami juga ingin menunjukkan jalan ke depan bagi generasi mendatang," tambah Sellami, Pelatih Timnas Yordania.

Saat ini tim teknis terus melakukan simulasi pertandingan melawan tim-tim dengan gaya bermain kontras untuk mematangkan kolektivitas permainan. Sellami meyakini bahwa partisipasi perdana ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya dan ambisi sepak bola negaranya.

"Partisipasi dalam Piala Dunia adalah pencapaian besar tersendiri. Ini adalah kesempatan bagi pemain mana pun, bagi pelatih mana pun, bagi negara mana pun, untuk menunjukkan kepribadian, budaya, dan ambisi mereka. Berada di Piala Dunia adalah kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa kami lolos dari Asia, dan bahwa kami layak menampilkan sepak bola Jordan," pungkas Sellami, Pelatih Timnas Yordania.

Artikel terkait

Rekomendasi