Zayn Malik Bantah Memaki Penggemar di Hotel Manchester

Zayn Malik Bantah Memaki Penggemar di Hotel Manchester

Penyanyi solo Zayn Malik dituding melontarkan makian kepada para penggemar saat berusaha menembus kerumunan di depan hotel tempatnya menginap di Manchester pada Minggu, 24 Mei, dilansir dari Medcom.

Insiden tersebut terjadi setelah mantan personel One Direction itu merampungkan konser utamanya di AO Arena Manchester dalam rangkaian tur dunia Konnakol 2026.

Sebuah rekaman video memperlihatkan momen ketika sang artis mengalami kesulitan untuk mencapai kendaraannya akibat kepungan massa yang memblokade jalan di sekitar area hotel.

Mantan anggota boyband tersebut terdengar meluapkan kekesalannya dengan menggunakan kalimat kasar sewaktu berupaya membuka pintu mobilnya di tengah situasi yang tidak kondusif.

"Get the f*uck out of my way (menjauh dari jalan saya)," kata Zayn Malik.

Pihak manajemen yang mendampingi sang penyanyi juga berusaha keras menertibkan situasi demi memberikan ruang gerak yang aman agar rombongan bisa segera meninggalkan lokasi.

"Kami tidak bisa masuk ke mobil. Tolong hati-hati… Bisa tolong minggir supaya kami bisa masuk ke mobil?" ujar salah seorang tim Zayn Malik.

Melalui respons tertulis di media sosial, pria berusia 33 tahun itu memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa oknum yang menghambat perjalanannya bukanlah fans sejati melainkan para pemburu konten.

"Mari luruskan faktanya. Para penggemar bersikap hormat dan selalu luar biasa. Masalahnya adalah sejumlah pria dewasa yang berdiri menghalangi pintu hotel dan mobil selama 10 menit, tidak membiarkan kami maupun petugas keamanan pergi," tulis Zayn.

Ia menambahkan bahwa keberadaan para penguntit tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan merugikan apresiasi yang seharusnya didapatkan oleh para penggemar asli.

"Itu tidak aman, tidak bisa dibenarkan, dan mereka merusak (momen) para penggemar yang sebenarnya," kata Zayn.

Rangkaian tur Konnakol 2026 ini diluncurkan untuk mempromosikan album solo kelimanya, meskipun sebelumnya ia sempat menunda sejumlah jadwal manggung di Amerika Serikat dan Inggris karena harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Artikel terkait

Rekomendasi