Abel Cantika Menyesuaikan Produk Skincare Guna Menjaga Kesehatan Kulit Saat Hamil

Abel Cantika Menyesuaikan Produk Skincare Guna Menjaga Kesehatan Kulit Saat Hamil

Beauty influencer Abel Cantika menyesuaikan pemilihan produk perawatan kulit yang lebih lembut dan aman untuk menjaga kesehatan kulitnya yang mengalami perubahan menjadi lebih kering serta sensitif selama masa kehamilan dan menyusui dalam sebuah acara di Jakarta International Convention Center.

Perubahan kondisi kulit tersebut dipengaruhi oleh faktor kehamilan yang memerlukan penanganan produk kosmetik secara tepat tanpa membahayakan janin, sebagaimana dilansir dari Wolipop. Abel membagikan pengalaman pribadinya dalam merawat kulit sensitif yang dinilainya membutuhkan proses panjang melalui media sosial saat kulitnya mengalami flare up.

"Aku memang punya jenis kulit yang normal to dry jadi cenderung kering. Tapi, pada saat kehamilan itu kulit aku menjadi semakin kering dan semakin sensitif, kadang jadi muncul kemerahan di kulit aku," ujar Abel Cantika.

Kondisi kulit tersebut masih dirasakan oleh Abel setelah melahirkan anak kedua dan memasuki fase menyusui. Kulitnya tetap cenderung kering meskipun tingkat kemerahannya tidak separah ketika masa kehamilan.

"Kemerahannya pun enggak separah waktu hamil ya, tapi tetap belum kembali normal," tambah Abel Cantika.

Langkah utama yang dilakukan Abel untuk tetap menjaga penampilan adalah menyelaraskan kembali formula produk kosmetik dengan kebutuhan kulit terkini. Ia memilih memangkas tahapan perawatan kulit menjadi lebih sederhana.

"Aku belum sempat pakai rangkaian skincare yang cukup panjang, tapi skincare yang aku pilih itu jadi lebih gentle dan aman untuk bumil busui tentunya," kata Abel Cantika.

Beberapa kandungan kosmetik dihindari secara ketat oleh Abel karena memiliki risiko terserap ke aliran darah yang berpotensi mengganggu perkembangan janin maupun bayi melalui ASI. Zat aktif seperti retinol menjadi salah satu bahan yang tidak digunakannya.

Abel juga menerapkan seleksi ketat terhadap tawaran kerja sama dengan berbagai merek kosmetik untuk mencegah terjadinya break out akibat terlalu sering mencoba produk baru. Pemeriksaan kandungan bahan aktif selalu dilakukan terlebih dahulu sebelum menerima kerja sama.

"Kalau ingredients-nya ada yang terlalu keras buat kulit aku atau memang lagi nggak mau coba, biasanya kerjasamanya aku tolak," jelas Abel Cantika.

Kesesuaian produk dengan kondisi kulit terkini menjadi pertimbangan utama Abel dalam memilih skincare. Jika sebuah produk baru menunjukkan tanda ketidakcocokan setelah digunakan selama satu hingga dua minggu, ia langsung menghentikan pemakaian dan kembali menggunakan produk perawatan lamanya yang lebih lembut.

Artikel terkait

Rekomendasi