Aktivitas Berbelanja Terbukti Mampu Memperbaiki Suasana Hati

Aktivitas Berbelanja Terbukti Mampu Memperbaiki Suasana Hati

Aktivitas berbelanja pakaian baru atau barang yang sudah lama diincar sering disebut sebagai retail therapy. Dilansir dari Wolipop, sejumlah penelitian membuktikan bahwa kegiatan memilih dan membeli barang ini memberikan efek psikologis tertentu bagi manusia.

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Consumer Psychology mengungkapkan bahwa proses mengambil keputusan saat berbelanja dapat meredakan perasaan sedih. Peneliti memaparkan bahwa emosi positif muncul karena pembeli merasa memiliki kontrol atas situasi ketika menentukan barang pilihan.

Dampak baik bagi psikologis ini tidak hanya diperoleh saat transaksi selesai dilakukan. Rasa otonomi yang membuat seseorang merasa lebih baik sudah muncul sejak proses memilih dan menentukan keputusan belanja dimulai.

Kendati memiliki dampak positif bagi suasana hati, para pakar memberikan catatan penting. Efek bahagia dari berbelanja cenderung bertahan sementara apabila aktivitas tersebut dilakukan berlebihan atau melampaui batas kemampuan finansial.

Para ahli menyarankan agar kegiatan belanja dilakukan secara terencana dan bukan didasari oleh sifat impulsif. Langkah yang tepat adalah memprioritaskan barang-barang yang benar-benar dibutuhkan atau memiliki fungsi jangka panjang.

Konsumen dapat berfokus pada fashion item yang mudah dipadupadankan, pakaian kerja, atau outfit basic. Salah satu program yang menunjang aktivitas belanja terencana adalah promo diskon 20% melalui Allo PayLater di Metro Department Store yang berlangsung dari April hingga Desember 2026.

Pengalaman menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mendatangkan kepuasan tersendiri. Pada akhirnya, kombinasi antara pengalaman memilih barang yang disukai dan pengelolaan belanja yang bijak menjadi kunci utama dalam meningkatkan rasa percaya diri.

Artikel terkait

Rekomendasi