Alibaba Cloud bersiap meluncurkan rangkaian model kecerdasan buatan (AI) teranyar di pasar Indonesia. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk mendorong percepatan adopsi teknologi AI di dalam negeri.
Seperti dilansir dari Medcom, teknologi yang akan diperkenalkan meliputi seri Large Language Model (LLM) Qwen. Model ini dirancang memiliki kemampuan multimodal yang mencakup pemrosesan teks, gambar, audio, hingga konten video.
Tidak hanya itu, Alibaba Cloud turut membawa model generasi video bernama Wan dan Happy Horse. Kehadiran inovasi ini diharapkan membuka ruang baru bagi sektor industri kreatif dalam memadukan AI ke proses produksi konten mereka.
Ekspansi ini juga menghadirkan perangkat lunak berbasis AI guna mengakomodasi operasional bisnis di berbagai lini industri. Rangkaian sistem tersebut meliputi platform pengembangan kode Qoder, wadah produktivitas kerja QoderWork, serta MuleRun.
Lead Solution Architect Alibaba Cloud Indonesia, Ananda Budi, menjabarkan bahwa Qoder merupakan platform koding AI native yang hadir dalam wujud IDE, CLI, dan plugin. Komponen yang membedakan platform ini dari alat sejenis adalah pemanfaatan model khusus dan mekanisme intelligent scheduling.
“Jadi dia Qoder model fusion, dan dia punya Intelligent Scheduling. Jadi memang yang dihasilkan adalah code yang cukup baik dengan cost yang cukup efektif. Dan ini yang hampir tidak dimiliki oleh model yang lain,”ujar Ananda dalam sesi media brief di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.
Sistem penulisan kode ini juga dilengkapi dengan multi-agent expert system yang krusial untuk mengevaluasi hasil pemrograman. Keberadaan agen kecerdasan buatan ini berfungsi memberikan rekomendasi kesesuaian kode yang diproduksi.
“Jadi ketika dia melakukan coding, dia akan melihat, pas ini lebih cocok menggunakan model yang mana. Sehingga software yang dihasilkan dari Qoder ini, not only prototyping saja, tapi juga bisa menghasilkan production grade system,”kata Ananda.
Peningkatan Infrastruktur Cloud dan Keamanan
Komitmen integrasi teknologi juga diarahkan pada penguatan infrastruktur cloud Alibaba Cloud. Integrasi ini berjalan lewat penyediaan Database Autonomous Agent (DAS) untuk otomatisasi kelola basis data, AI Safety Guardrail demi penerapan AI yang bertanggung jawab, serta Security Center untuk deteksi ancaman siber pintar.
Di sisi lain, Alibaba Cloud mengumumkan pencapaian terkait regulasi data dengan meraih peringkat keamanan siber tertinggi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Perusahaan meraih Level 5 atau predikat "Inovatif" dalam Instrumen Penilaian Kematangan Keamanan Siber (IKAS).