Raksasa teknologi Alibaba secara resmi mengumumkan pembaruan menyeluruh pada seluruh ekosistem kecerdasan buatan (AI) miliknya dalam ajang Alibaba Cloud Summit, seperti dilansir dari Medcom.
Langkah strategis ini mencakup peluncuran model bahasa besar (LLM) terbaru, infrastruktur cloud mutakhir, hingga inovasi chip semikonduktor yang dirancang khusus untuk mendukung perkembangan AI Agent yang lebih efisien dan bertenaga.
Pusat perhatian dalam pengumuman ini adalah diperkenalkannya Qwen3.7-Max. Model ini merupakan fondasi serbaguna yang dirancang untuk menangani tugas-tugas kompleks, mulai dari pengkodean tingkat lanjut hingga otomasi alur kerja perkantoran.
Keunggulan utama Qwen3.7-Max terletak pada kemampuannya mengeksekusi tugas jangka panjang secara otonom selama 35 jam nonstop. Model ini juga mampu mengelola lebih dari 1.000 panggilan alat tanpa adanya penurunan performa.
Untuk mendukung kebutuhan komputasi yang masif di era agen AI ini, Alibaba Cloud memperkenalkan Panjiu AL128 Supernode Server. Server ini mengintegrasikan 128 akselerator AI dalam satu rak fisik.
Infrastruktur tersebut memberikan kapasitas transfer data berskala petabyte-per detik (PB/s). Kapasitas ini sangat krusial untuk melatih model berskala besar secara stabil.
Inovasi Alibaba juga merambah ke sektor perangkat keras melalui anak perusahaannya, T-Head, yang meluncurkan prosesor AI Zhenwu M890. Chip ini menawarkan performa tiga kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya.
Komponen tersebut dilengkapi dengan memori GPU sebesar 144 GB serta bandwidth antar-chip yang sangat kuat sebesar 800 GB per detik. Perangkat keras ini menjadi solusi ideal untuk koordinasi multi-agen.
Sistem ini membutuhkan retensi konteks besar dan kecepatan tinggi namun tetap hemat biaya berkat dukungan native berbagai format presisi data. Penggunaan teknologi ini terus meluas di berbagai sektor industri.
Hingga saat ini, T-Head telah mengirimkan lebih dari 560.000 unit chip Zhenwu ke lebih dari 400 pelanggan di berbagai sektor, termasuk otomotif dan layanan keuangan.
Melalui integrasi antara model cerdas, server tangguh, dan chip khusus ini, Alibaba memposisikan diri sebagai pemimpin infrastruktur digital yang siap membantu perusahaan di seluruh dunia melakukan transformasi digital secara otonom dan efisien.
Model Qwen3.7-Max akan segera tersedia bagi para pengembang global melalui platform Model Studio, sementara infrastruktur Panjiu AL128 mulai tersedia untuk pasar Tiongkok guna memenuhi lonjakan permintaan beban kerja AI di berbagai industri.