Alwi Farhan Sangat Terpukul Usai Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026

Alwi Farhan Sangat Terpukul Usai Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026

Tim bulu tangkis putra Indonesia dipastikan tersingkir di fase grup Thomas Cup 2026. Kegagalan ini meninggalkan kekecewaan mendalam bagi skuad Merah Putih, terutama bagi tunggal putra muda, Alwi Farhan.

Seperti dilansir dari Detik Sport, Alwi Farhan dikabarkan sangat terpukul karena tidak mampu membawa Indonesia lolos dari penyisihan grup. Pelatih Kepala Tunggal Putra PBSI, Indra Widjaja, menyebut sang pemain merasa gagal mengemban tanggung jawab saat menghadapi Prancis.

Alwi Farhan diturunkan sebagai salah satu tumpuan untuk meraih poin pada laga penentu Grup D melawan Prancis. Namun, ia harus mengakui keunggulan tunggal putra Prancis, Alex Lanier, dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 19-21.

Kekalahan Alwi Farhan membuat Indonesia tertinggal 0-2 dari Prancis. Kondisi tim semakin sulit setelah Anthony Sinisuka Ginting serta duet Sabar Karyaman Gutama dan Mohammad Reza Pahlevi Isfahani juga menelan kekalahan.

Indra Widjaja menilai para pemain tunggal putra Indonesia mengalami kesulitan dalam mengatasi tekanan besar pada pertandingan krusial tersebut. Alwi Farhan menjadi salah satu pemain yang paling merasakan dampak psikologis dari hasil minor ini.

"Alwi cukup terpukul juga dengan kekalahannya. Dia merasa tanggung jawabnya tidak bisa diselesaikan dengan baik," kata Indra saat ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (20/5/2026).

Meskipun menyakitkan, Indra Widjaja menilai kegagalan di Thomas Cup 2026 dapat menjadi momentum pembelajaran berharga bagi Alwi Farhan dan para pemain muda lainnya. Menurutnya, atmosfer turnamen beregu yang penuh tekanan tinggi memang harus mulai dihadapi oleh generasi muda.

"Proses yang seperti ini memang kekalahannya menyakitkan, tapi semoga kekalahan yang menyakitkan ini bisa jadi satu pecutan yang keras untuk kita lebih tahu, bahwa pressure-pressure begitu tuh ya memang sudah mulai tugasnya mereka nih," ujarnya.

Fokus Menghadapi Turnamen Berikutnya

Setelah gelaran Thomas Cup 2026, Alwi Farhan sengaja tidak langsung diturunkan pada turnamen Thailand Open dan Malaysia Masters. PBSI memilih untuk memberikan waktu persiapan yang lebih panjang agar kondisi dan performa sang pemain bisa kembali optimal.

Tim pelatih kini mengalihkan fokus Alwi Farhan untuk menghadapi dua turnamen besar berikutnya yang akan datang. Pemain muda ini dijadwalkan kembali bertanding dalam ajang Singapore Open dan Indonesia Open.

"Persiapannya sudah bagus. Ya kekalahan kemarin di Thomas Cup sedikit banyak pelan-pelan dirapikan lagi lah," ujar Indra.

Artikel terkait