4 Amalan Utama di Hari Arafah Selain Puasa

4 Amalan Utama di Hari Arafah Selain Puasa

Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah merupakan momen sakral di mana umat Muslim yang tidak berhaji dianjurkan melakukan berbagai amalan saleh untuk meraih kemuliaan hari tersebut. Selain puasa Arafah, terdapat 4 amalan utama dengan bobot pahala besar yang bisa diamalkan berdasarkan petunjuk syariat dan nasihat ulama.

  1. Zikir Utama di Hari Arafah — Umat Muslim dianjurkan membaca doa dan zikir pengakuan ketahuwidan sebanyak 100 kali yang berbunyi Lailaha illallahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syaiin qadir. Amalan ini menjadi bukti pengakuan ketauhidan seorang hamba kepada Sang Pencipta dan memberikan keikutsertaan dalam kemuliaan spiritual hari tersebut.
  2. Memperbanyak Takbir, Tahmid, dan Tasbih — Amalan yang disebut Dzikir Mutlaq ini dilakukan dengan melantunkan takbir, tahmid, tasbih, dan tahlil di mana saja serta kapan saja. Tujuannya adalah untuk senantiasa membasahi lidah dengan mengingat kebesaran Allah sekaligus mempersiapkan jiwa menyambut hari raya Idul Adha.
  3. Iktikaf dan Membaca Alquran — Amalan khusus ini diteladani dari kebiasaan para waliyullah dan orang saleh, salah satunya sebagaimana dijalankan oleh KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha). Melakukan iktikaf, berdoa, dan membaca Alquran saat Hari Arafah sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  4. Berdoa dengan Sungguh-Sungguh — Hari Arafah dikenal sebagai waktu paling mustajab untuk dikabulkannya doa, sehingga umat Muslim dianjurkan memperbanyak permohonan kebaikan dunia maupun akhirat. Para ulama sangat menganjurkan doa memohon ampunan dosa dan ketetapan iman karena pada hari ini Allah SWT menebar ampunan seluas-luasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi