Advanced Micro Devices (AMD) secara resmi meluncurkan prosesor mobile Ryzen AI 400 series di Jakarta Pusat pada Rabu (20/5/2026). Perangkat keras teranyar ini dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan multitugas serta pengoperasian fitur kecerdasan buatan langsung di dalam laptop ultra-tipis.
Kehadiran lini prosesor baru ini menjadi langkah strategis pabrikan semikonduktor tersebut dalam memperkuat posisi di sektor komputasi modern, seperti dilansir dari Tekno. Pihak manajemen menyatakan kerja sama erat dengan penyedia sistem operasi menjadi fondasi utama dalam penetrasi produk ini.
"Kami memiliki dua pilar bisnis bersama Microsoft, yaitu mempertahankan dominasi Windows di pasar dan mempertahankan kepemimpinan AI kami," kata Matthew Carr, Head of Sales Consumer Business APAC AMD.
Langkah ekspansi lewat produk mutakhir ini diharapkan mampu menjaga posisi korporasi di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat.
"Untuk bagian AI, kini kami menghadirkan Ryzen AI 400 series, produk Ryzen AI terbaru kami agar kami tetap mendominasi," lanjut Carr.
Integrasi teknologi kecerdasan buatan pada lini baru ini diklaim memberikan fungsionalitas yang konkret bagi produktivitas harian pengguna. Peningkatan performa diarahkan pada efisiensi kerja operasional dan optimalisasi perangkat lunak bisnis.
"Karena itu kami akan fokus memperluas kerja sama dengan berbagai ISV (Independent Software Vendor) dan menghadirkan pengalaman AI baru bersama Microsoft dan Copilot," ujar Carr.
Kemitraan bersama vendor perangkat lunak mandiri tersebut mencakup nama-nama besar seperti Adobe, Autodesk, dan VMWare. Implementasi prosesor ini diklaim mampu mendongkrak performa visual game hingga dua kali lipat dan menghemat durasi kerja mingguan hingga 19 jam melalui integrasi software seperti Copilot, LM Studio, dan Amuse. Pemrosesan riset via Copilot diklaim 27,8 kali lebih cepat, sementara pengerjaan video generatif lewat ComfyUI meningkat 1,2 kali lipat dibandingkan perangkat standar.Secara teknis, prosesor ini mengadopsi arsitektur "Zen 5" yang dipadukan dengan NPU AMD XDNA 2 generasi kedua dan unit grafis terintegrasi Radeon 800M Series. Kekuatan NPU yang mencapai 60 TOPS dipastikan melampaui standar minimal untuk ekosistem Copilot+ PC dari Microsoft. Peningkatan performa di sisi pengembang juga didukung oleh ketersediaan peranti lunak khusus yang kini bisa diakses konsumen luas.
"Dengan hadirnya Rocm, developer yang sebelumnya punya skill terbatas, menjadi lebih besar. Terutama ketika digunakan untuk image video generation berbasis FTE," kata Donnie Brahmandhika, Product Marketing Manager AMD Indonesia.
Penerapan software ROCm 7.2 tersebut diklaim oleh Donnie mampu mengeskalasi kinerja kecerdasan buatan hingga lima kali lipat. Di pasar domestik, laptop yang mengadopsi cip ini dijadwalkan tersedia mulai kuartal I-2026 melalui merek Asus, Acer, HP, Lenovo, dan Gigabyte. Beberapa model yang siap meluncur antara lain Asus Zenbook S16 OLED, Vivobook S14 OLED, ROG Zephyrus G14, serta Acer Aspire 14 AI dan Nitro V 16 AI.
| Model | Core/Threads | Max boost | Cache | Memory speed | NPU TOPs | Graphics CU |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Ryzen AI 9 HX 475 | 12/24 | 5,2 GHz | 36 MB | 8533 MT/s | 60 | 16 |
| Ryzen AI 9 HX 470 | 12/24 | 5,2 GHz | 36 MB | 8533 MT/s | 55 | 16 |
| Ryzen AI 9 465 | 10/20 | 5,0 GHz | 34 MB | 8533 MT/s | 50 | 12 |
| Ryzen AI 7 450 | 8/16 | 5,1 GHz | 24 MB | 8533 MT/s | 50 | 8 |
| Ryzen AI 7 445 | 6/12 | 4,6 GHz | 14 MB | 8000 MT/s | 50 | 4 |
| Ryzen AI 5 435 | 6/12 | 4,5 GHz | 14 MB | 8000 MT/s | 50 | 4 |
| Ryzen AI 5 430 | 4/8 | 4,5 GHz | 12 MB | 8000 MT/s | 50 | 4 |