Puluhan orang mulai memadati area luar butik Swatch di The Galleria, Houston, sejak Selasa (12/5/2026) malam untuk mengantre koleksi jam saku edisi terbatas Royal Pop hasil kolaborasi dengan Audemars Piguet. Peluncuran global produk yang menggabungkan desain mewah dan seni pop ini dijadwalkan berlangsung serentak pada Sabtu (16/5/2026).
Lokasi di Houston tersebut merupakan satu dari hanya 21 toko Swatch di Amerika Serikat yang akan menjual koleksi ini mulai pukul 10.00 waktu setempat. Laporan Houston Chronicle menyebutkan bahwa kursi-kursi lipat sudah berjejer di sepanjang trotoar Jalan Hidalgo hampir empat hari sebelum pintu toko resmi dibuka.
Koleksi Royal Pop mengadaptasi siluet oktagonal ikonik dari Royal Oak milik Audemars Piguet yang biasanya dibanderol di atas 20.000 dolar AS. Namun, versi kolaborasi ini hadir dalam material khas Swatch dengan delapan kombinasi warna berani seperti kuning, biru turkuis, hingga merah muda pucat.
Produk ini dibanderol mulai harga 400 dolar AS menurut data GQ. Berbeda dengan jam tangan konvensional, Royal Pop didesain sebagai jam saku yang dilengkapi tali lanyard, sehingga dapat difungsikan sebagai aksesori tas atau dikalungkan di leher.
Pihak produsen menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya untuk mendobrak batasan dalam dunia horologi. Langkah tersebut dinilai sebagai cara untuk membawa desain bersejarah ke ranah budaya pop yang lebih santai dan kreatif.
"a disruptive collaboration that fuses joyful boldness and positive provocation with the art of haute horlogerie," jelas pihak Swatch dalam deskripsi produknya.
Fenomena ini mengikuti tren penggunaan aksesori tas yang sebelumnya dipopulerkan oleh merek-merek seperti Hermès dan karakter Labubu. Para kolektor bahkan mulai memodifikasi jam saku ini menjadi jam tangan dengan adaptor kulit atau solusi cetak tiga dimensi yang beredar di internet.
Meski menuai antusiasme tinggi di kalangan pencinta mode, kolaborasi ini sempat mendapat reaksi beragam dari pemilik jam tangan mewah. Rapper O.T. Genasis sebelumnya sempat menyatakan kekecewaan karena menilai kerja sama ini menurunkan eksklusivitas merek.
"I'm done!" tulis O.T. Genasis melalui akun Instagram pribadinya.
Hingga saat ini, Swatch belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah stok yang tersedia di lokasi The Galleria. Selain digunakan sebagai aksesori pakaian, jam saku ini juga dilengkapi dudukan khusus agar dapat difungsikan sebagai jam meja di area perkantoran.