Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) memutuskan untuk menghentikan sementara atau memberlakukan moratorium terhadap seluruh proyek relokasi jaringan telekomunikasi kategori non-Proyek Strategis Nasional (PSN) mulai Selasa (12/5/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai respon atas meningkatnya tekanan ekonomi global yang membebani kondisi finansial operator, meskipun asosiasi tetap mendukung penataan kabel yang semrawut demi keselamatan publik sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Ketua Umum Apjatel, Jerry Mangasas Swandy, memberikan penegasan bahwa kondisi kabel yang tidak teratur saat ini sudah berada pada level yang mengkhawatirkan karena telah memicu kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban jiwa.
"Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan vital masyarakat setara listrik dan air. Karena itu, penataan jaringan harus tetap mempertimbangkan keberlangsungan operasional operator," ujar Jerry Mangasas Swandy, Ketua Umum Apjatel.
Pihak asosiasi menyoroti adanya lonjakan signifikan pada biaya operasional (Opex) serta biaya modal (Capex) yang menjadi kendala utama bagi para pelaku industri jaringan saat ini.
Oleh karena itu, Apjatel merilis lima poin instruksi yang salah satunya meminta percepatan penyelesaian pekerjaan infrastruktur terbuka seperti galian dan manhole untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
"Apjatel berkomitmen mendukung penuh proyek-proyek strategis pemerintah yang berdampak luas bagi kepentingan bangsa," lanjut Jerry Mangasas Swandy, Ketua Umum Apjatel.
Berbeda dengan proyek kolaborasi pemerintah daerah yang dihentikan sementara selama satu bulan, seluruh proyek yang masuk dalam kategori PSN dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Jenderal Apjatel, Zulfi Hadi, menambahkan bahwa koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk menjaga iklim investasi tetap sehat sesuai regulasi yang ada.
"Internet murah, keselamatan publik, dan keberlangsungan bisnis operator harus berjalan beriringan, bukan saling bertentangan," pungkas Zulfi Hadi, Sekretaris Jenderal Apjatel.
Saat ini Apjatel tengah menggodok pembahasan internal untuk merumuskan skema penataan jaringan yang ideal agar proses estetika kota tidak mengganggu stabilitas operasional harian para operator telekomunikasi.