Bursa seni ArtMoments Jakarta 2026 resmi diselenggarakan dengan mengusung tema Offerings yang melibatkan 75 peserta pameran dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, hingga Korea Selatan. Perhelatan ini berlangsung di Pan Pacific Jakarta pada Kamis (7/5/2026) dengan menonjolkan aspek autentisitas dan hubungan antarmanusia.
Dilansir dari Lifestyle, gelaran tahun ini merupakan kelanjutan dari tema Renewal dan Restoration yang telah dilaksanakan sebelumnya. Fokus pameran kini beralih pada fase yang lebih intensional untuk mengeksplorasi kontribusi dunia seni melalui integrasi visi artistik serta arah kuratorial yang relevan.
Co-Founder ArtMoments Jakarta, Sendy Widjaja menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut mencerminkan kondisi dunia seni saat ini. Ia menilai seni kini menjadi media yang semakin menekankan pada kedalaman makna dan hubungan emosional.
"Offerings mencerminkan evolusi tersebut dan menempatkan bursa seni ini sebagai ruang di mana seni menjadi bentuk pemberian, baik secara kultural, emosional, intelektual, maupun spiritual," ujar Sendy Widjaja, Co-Founder ArtMoments Jakarta.
Sendy menambahkan bahwa tema ini memposisikan seni sebagai sebuah bentuk persembahan yang mencakup berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut ditujukan untuk merespons dunia yang kian menghargai nilai-nilai substantif di dalam sebuah karya.
"Offerings menempatkan seni sebagai bentuk pemberian, baik secara kultural, emosional, intelektual, maupun spiritual terhadap dunia yang semakin menghargai makna," kata Sendy Widjaja, Co-Founder ArtMoments Jakarta.
Pameran ini menyuguhkan karya maestro lintas generasi seperti Sudjana Kerton, S. Sudjojono, Mochtar Apin, hingga Made Wianta. Selain itu, pengunjung dapat menikmati karya kontemporer dari Demi Padua dan Arifin Neif, serta eksplorasi medium fotografi karya Ted Van der Hulst.
Pihak penyelenggara juga menyediakan fasilitas khusus seperti MobArt’s Kids Section dan peluncuran Carrot Card Season 2. Inisiatif tersebut dirancang khusus untuk menarik minat audiens baru, terutama dari kalangan kolektor muda yang mulai mendalami dunia seni rupa.
Pan Pacific Jakarta bertindak sebagai mitra hotel resmi yang menyediakan layanan hospitality yang selaras dengan narasi utama pameran. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para tamu dan pecinta seni yang hadir.
"Sebagai destinasi yang kaya akan seni dan warisan budaya, kolaborasi ini memungkinkan kami menghadirkan layanan sebagai sebuah tawaran yang melampaui sekadar akomodasi," kata Alasdair Davidson, Complex General Manager Pan Pacific Jakarta dan PARKROYAL Serviced Suites Jakarta.
Program pendukung lainnya turut memeriahkan acara, termasuk ArtMoments Masters yang memberikan penghormatan bagi seniman modern berpengaruh. Terdapat pula pameran bertajuk Intimacy of Offerings dan Charity Moments yang mengedepankan sisi dampak sosial dari karya seni.