Klub Inggris Aston Villa dijadwalkan menghadapi wakil Jerman SC Freiburg dalam pertandingan final kompetisi Liga Europa di Besiktas Park, Istanbul, Turki, pada Rabu, 20 Mei 2026 dini hari WIB.
Pertandingan penentu ini menjadi kesempatan besar bagi manajer Aston Villa, Unai Emery, untuk mengejar gelar kelimanya sepanjang sejarah partisipasinya di turnamen kasta kedua antarklub Eropa tersebut. Sebelumnya, juru taktik asal Spanyol itu tercatat sudah mengoleksi empat trofi juara, masing-masing tiga kali berturut-turut sewaktu mengarsiteki Sevilla pada 2014, 2015, dan 2016, serta satu trofi bersama Villarreal pada 2021.
Walaupun memiliki catatan prestasi yang mentereng di kompetisi ini, Emery memilih untuk tetap bersikap rendah hati dan meminta anak asuhnya fokus penuh pada strategi permainan tim.
"Saya bukan raja dari kompetisi ini. Ini merupakan peluang baru. Saya harap ini hanya awal dari era baru untuk Aston Villa," kata Emery melansir laporan dari laman resmi UEFA.
Mantan pelatih Sevilla itu menambahkan bahwa seluruh penggawa skuad harus mampu memadukan kualitas individu dan taktik demi menjadi figur kunci dalam pertandingan krusial nanti, sekaligus menekankan pentingnya menghormati lawan.
"Fokus pada rencana permainan kami. Sekarang adalah momen untuk mengerahkan seluruh kualitas, keinginan, dan ide taktis kami secara bersama-sama, lalu tentu saja, secara individu, berusaha menjadi protagonis di lapangan. Kami harus menghormati kompetisi ini, menghormati Liga Europa, dan menghormati Freiburg." ujar Emery.
Emery juga mengingatkan anak asuhnya bahwa sang lawan dipastikan tampil dengan motivasi tinggi, sehingga aspek mentalitas akan menjadi faktor penentu di lapangan hijau.
"Kami harus menunjukkan seberapa besar kami menginginkan kompetisi ini, karena jelas bahwa Freiburg juga menginginkannya dan mereka sangat bersemangat. Kami harus bisa menyamai atau bahkan melampaui motivasi mereka," kata Emery.