Kisah perjalanan rumah tangga seorang wanita asal Sumatera yang menikah dengan pria asal Jawa tengah menjadi sorotan publik. Pernikahan yang awalnya dimulai dengan kesederhanaan dan mahar yang berutang tersebut kini telah membuahkan hasil yang manis.
Cerita tersebut menjadi viral setelah dibagikan melalui akun Instagram @permata.ayy, seperti dilansir dari Wolipop. Wanita tersebut memperlihatkan perubahan kondisi kehidupannya yang kini dipenuhi kenyamanan berkat kerja keras dan kasih sayang dari sang suami.
"Perempuan Sumatera dinikahi laki-laki Jawa. *Dinikahim pakai mahar Rp 50 Ribu (utang), nikah di KUA (utang)," tulis akun Instagram @permata.ayy.
Dalam unggahan yang menarik perhatian netizen tersebut, ia menyampaikan rasa haru dan syukur atas perlakuan istimewa dari suaminya. Sang suami kini memberikan berbagai fasilitas mewah yang seluruhnya dibalik nama atas nama dirinya.
"Dibuatin usaha pakai namaku! Alhamdulillah sehari dari sini masuk rekening ku minimal Rp 7 Juta per hari. Beli emas setiap bulan. Dibeliin mobil pakai namaku, katanya biar gak kepanasan lagi," ucapnya haru.
Fasilitas yang didapatkan mulai dari modal usaha kuliner dengan omzet minimal Rp 7 Juta per hari, rutin membeli emas setiap bulan, hingga hadiah satu unit mobil. Kendaraan tersebut diberikan agar dirinya tidak kepanasan lagi saat bepergian.
"Boleh nongkrong di cafe mahal kaya apapun. Boleh jajan baju di mall. Dibuatin usaha dari hobby aku. Dikasih duit lagi sebulan Rp 80 Juta," tulis keterangan postingan @permata.ayy.
Tidak hanya itu, ia juga mendapatkan kebebasan untuk menikmati hobi seperti berbelanja baju di mal dan berkunjung ke kafe. Sang suami bahkan memfasilitasi studio kecantikan sesuai hobinya, serta memberikan uang bulanan sebesar Rp 80 Juta.
"Mo di billing gadun,tp ini halalan toyiban,umur kita cuma selisih 1 tahun doang😁 Hmmmm...bikin reel ini dipojokkan dapur,mata aku berkaca2 ,jadi flashback awal nemenin dia dulu. Dia bilang "aku bangkrut,kamu masih mau nemenin aku mulai lagi gak??" Bukan mau pamer yaa,tapi mau kasih tau kalo "gak ada susah yang kekal kalo pasangan kita berusaha dan kita mau menunggu " Aku gak pernah minta itu semua dari dia,cuma minta dia setia sm keluarga kecil aku,tapi yg dia kasih lebih dari apa yg aku minta. Ani2 tolong jangan di ganggu rumah tangga yg manis ini yaaa,😂 Semoga ga capek sm rumah tangga kita ya, Semoga bisa setia terus kita ber2🤍," tulis keterangan caption @permata.ayy.
Akun @permata.ayy menegaskan bahwa semua kemewahan ini diperoleh dari sumber yang halal sekaligus menepis tudingan miring netizen. Ia juga menambahkan bahwa usia mereka berdua sebenarnya hanya terpaut satu tahun.
Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 2 juta kali dan menuai beragam respons positif dari para warganet di kolom komentar.
"Ketika suami memuliakan istrinya, mensejahterakan anak istrinya..ikhlas mencari mafkah utk org terkasih insyaAllah rejekinya tidak pernah terputus deras seperti air mengalir...bahagia terus keluarga cemara diberi keselamatan dunia akhirat Aamiin ❤️❤️❤️," ucap akun Instagram @putriayudewaalya.
"Keren banget🔥 btw aku follow ig usaha pisang kk. Bismillah nular," saut akun @r.ndaaulia.
"Masyaallah kak, semoga bahagia selalu ya kak," ujar akun @itsjustt.wilu.
Wolipop telah menghubungi pemilik kisah tersebut untuk mendapatkan konfirmasi langsung mengenai cerita di balik unggahannya. Wanita di dalam video itu diketahui bernama Ayu Permata, atau yang akrab disapa Ayy, yang saat ini berusia 35 tahun.
Ibu rumah tangga tersebut sekarang berdomisili di Yogyakarta bersama sang suami yang bernama Rohmat berusia 36 tahun. Ayu mengungkapkan bahwa video yang dibagikannya merupakan bentuk perayaan atas perjuangan panjang dari titik terendah.
"Aku menceritakan bagaimana proses seorang suami yang sedang dalam proses struggle lagi setelah jatuh,dan istri yang selalu belajar memberikan dukungan. Dalam pernikahan saling support itu penting,kita nggak bisa ngarepin hal yang maksimal kalau kita pun nggak bisa maksimal di dalamnya," ungkap Ayu kepada Wolipop.
Ayu kemudian menceritakan momen sakral pernikahan mereka yang digelar sangat sederhana beberapa tahun lalu. Momen ijab kabul tersebut berlangsung di tengah situasi pembatasan demi menjaga keselamatan bersama, jauh dari kesan mewah.
"Pernikahan ku ga berkonsep. Aku nikah di kontrakan ku, karena waktu itu lagi lockdown COVID-19. Nikah tanggal 20 Desember 2019," kenang Ayu menutup wawancara.