Aktivitas pekerjaan dan rutinitas harian yang padat di siang hari sering kali membuat banyak orang melupakan momen untuk mengingat Allah. Padahal, di tengah kesibukan tersebut, terdapat amalan ringan berupa dzikir yang mampu menjaga ketenangan hati.
Dikutip dari Cahaya, dzikir memiliki sifat yang fleksibel dan tidak terikat waktu tertentu seperti salat wajib. Amalan ini bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat siang hari, sebagai kunci untuk meraih ketenangan jiwa.
Secara bahasa, dzikir berarti mengingat, yang dalam konteks ibadah dilakukan dengan menyebut nama Allah melalui lisan maupun hati. Rasulullah SAW memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya amalan ini dalam sebuah hadis.
โPerumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan yang tidak berdzikir seperti orang hidup dan orang mati.โ
Hadis riwayat Sahih Bukhari tersebut menegaskan bahwa dzikir merupakan kebutuhan spiritual manusia. Tanpa mengingat Allah, hati seseorang akan menjadi kosong dan lebih mudah merasa gelisah saat menghadapi beban hidup.
Buku Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme karya Amin dan Al-Fandi menjelaskan adanya efek psikologis yang kuat dari dzikir. Amalan ini disebut mampu menenangkan pikiran, mengurangi tingkat stres, hingga membangun optimisme.
Islam tidak memberikan larangan untuk berdzikir pada siang hari, justru umatnya dianjurkan untuk senantiasa mengingat Allah dalam segala kondisi. Meskipun Al-Qur'an menyebutkan waktu pagi dan petang, para ulama menilai hal tersebut sebagai penekanan pada konsistensi.
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa dzikir dapat diamalkan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam. Hal yang perlu diperhatikan adalah amalan tersebut tidak boleh sampai melalaikan kewajiban utama seseorang.
Daftar Bacaan Dzikir Sesuai Sunnah
Terdapat beberapa bacaan dzikir singkat yang dianjurkan untuk dibaca di sela-sela aktivitas siang hari karena kemudahannya untuk dihafal. Salah satunya adalah Dzikir Tauhid yang diriwayatkan dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim.
โูุงู ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ูุงู ุดูุฑููููู ููููุ ูููู ุงููู ููููู ูููููู ุงููุญูู ูุฏูุ ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏูููุฑูโ
Lรข ilรขha illallรขhu wahdahรป lรข syarรฎkalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa โalรข kulli syaiโin qadรฎr. Artinya, tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Selain itu, istighfar menjadi amalan penting lainnya untuk memohon ampunan kepada Allah. Kalimatnya cukup singkat, yaitu: โุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงููููโ (Aku memohon ampun kepada Allah).
Ibnu Taimiyah menyebutkan bahwa istighfar memiliki manfaat yang sangat luas. Selain berfungsi untuk menghapus dosa, amalan ini diyakini dapat membuka pintu rezeki serta menghadirkan ketenangan bagi pelakunya.
Umat Muslim juga dapat mengamalkan tasbih, tahmid, dan takbir secara rutin. Kalimat โุณูุจูุญูุงูู ุงูููู โ ุงููุญูู ูุฏู ููููููู โ ุงูููู ุฃูููุจูุฑูโ yang berarti Maha Suci Allah, Segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar, dapat dibaca kapan saja.
Konsep Qailulah dan Keseimbangan Spiritual
Selain dzikir, Islam mengenal konsep qailulah atau tidur siang sejenak untuk memulihkan energi tubuh. Berdasarkan hadis riwayat Sunan Ibnu Majah, Rasulullah SAW menganjurkan qailulah agar umat Muslim lebih kuat dalam menjalankan ibadah.
Muhammad Syukron Maksum dalam buku Prophetic Sleep Therapy menjelaskan qailulah memiliki manfaat fisik dan spiritual. Praktik ini membantu menjaga keseimbangan mental agar seseorang tetap fokus dalam beribadah dan bekerja.
Menghidupkan waktu siang dengan dzikir tidak mengharuskan seseorang untuk menghentikan seluruh pekerjaannya. Kalimat-kalimat thayyibah ini bisa dibaca saat sedang dalam perjalanan, waktu istirahat, atau di sela kesibukan kantor.
Yusuf Al-Qaradawi melalui bukunya Fiqh Dzikir dan Doa menekankan bahwa konsistensi dan keikhlasan lebih utama daripada panjang pendeknya bacaan. Dzikir yang rutin akan membentuk kesadaran spiritual yang kuat dan menjaga hati tetap hidup.