Barlina Lina, seorang asisten rumah tangga asal Purwokerto, Jawa Tengah, menarik perhatian publik setelah rutin membagikan aktivitas latihan otot dan kelenturan tubuh di Hong Kong pada Sabtu (9/5/2026). Di usia 57 tahun, ia konsisten menjalankan rutinitas fisik di sela kesibukan kerjanya.
Sebagaimana dilansir dari Lifestyle, perempuan yang telah bekerja di Hong Kong sejak 2010 ini menjadikan olahraga sebagai kebutuhan harian. Ketekunannya dalam melakukan gerakan yoga hingga latihan beban membuat tubuhnya tetap kuat dan lentur meskipun sudah memasuki usia senja.
"Kalau sehari enggak stretching atau olahraga rasanya ada yang kurang," kata Barlina kepada Kompas.com.
Perjalanan kebugaran Barlina dimulai saat ia menginjak usia 49 tahun dengan mengamati aktivitas warga di taman kota. Ia memutuskan untuk memanfaatkan waktu liburnya dengan bergerak aktif daripada sekadar berdiam diri, yang kemudian berdampak positif pada stamina kerjanya.
"Daripada diam saja waktu libur, saya ikut gerakan orang-orang olahraga di taman," ujarnya.
Kesibukannya mengurus rumah tangga dan kebutuhan majikan tidak menjadi penghalang bagi Barlina untuk tetap berlatih. Ia sering memanfaatkan area dapur atau ruang terbuka publik sebagai tempat melakukan wall sit maupun hanging exercise guna menjaga kekuatan pundak.
"Enggak ada batasan tempat olahraga. Yang penting badan tetap bergerak," katanya.
Komitmennya terhadap kesehatan semakin mendalam ketika ia memutuskan untuk mengambil sertifikasi guru yoga di Hong Kong pada usia 55 tahun. Baru-baru ini, Barlina bahkan menyelesaikan program privat latihan beban selama 12 jam di gym luar ruangan bersama pelatih profesional.
"Saya ingin lebih memahami olahraga untuk tulang dan otot," katanya.
Selain aktivitas fisik, Barlina mendukung pola hidupnya dengan konsumsi jus sayur dan makanan rumahan. Melalui konten digitalnya, ia berupaya memotivasi generasi seusianya agar tidak merasa takut untuk memulai gaya hidup aktif demi mencegah gangguan kesehatan di masa tua.
"Tidak ada kata terlambat untuk mulai olahraga," ujarnya.
Barlina menegaskan bahwa tujuan utamanya berolahraga adalah untuk menjaga keseimbangan antara kondisi fisik dan kesehatan mental. Baginya, penuaan biologis adalah hal yang pasti, namun semangat dan kejernihan pikiran harus tetap dijaga dengan baik.
"Badan boleh menua, tapi pikiran tetap muda," kata Barlina.