Umat Muslim Diimbau Perhatikan Batas Waktu Puasa Dzulhijjah 2026

Umat Muslim Diimbau Perhatikan Batas Waktu Puasa Dzulhijjah 2026

Umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah puasa sunnah menjelang Idul Adha diimbau untuk memperhatikan batas waktu pelaksanaannya. Langkah ini penting agar ibadah yang dijalankan tidak melanggar ketentuan waktu yang diharamkan dalam agama Islam.

Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu momentum istimewa karena setiap amalan shalih di dalamnya akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan. Dilansir dari Cahaya, pengerjaan puasa sunnah ini sangat dianjurkan untuk ditunaikan selama sembilan hari pertama pada awal bulan.

Rangkaian ibadah tersebut meliputi puasa harian dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah, kemudian dilanjutkan dengan puasa Tarwiyah, dan diakhiri dengan puasa Arafah. Berdasarkan keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat, jadwal pelaksanaan puasa tersebut jatuh pada tanggal-tanggal berikut.

Puasa dari tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah dapat dimulai pada Senin, 18 Mei sampai Minggu, 24 Mei 2026. Sementara itu, puasa Tarwiyah yang bertepatan dengan 8 Dzulhijjah dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026. Puncak rangkaian ini, yaitu puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.

Sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk memaksimalkan ibadah puasa hingga hari kesembilan karena keutamaannya yang besar. Puasa Tarwiyah diyakini dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu, sedangkan puasa Arafah secara khusus mampu melebur dosa setahun yang lalu sekaligus setahun yang akan datang.

Bagi masyarakat yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, qadha puasa diperbolehkan untuk digabungkan pada hari-hari utama ini. Penggabungan tersebut bertujuan agar umat Muslim bisa meraih pahala wajib sekaligus mendapatkan keutamaan dari bulan Dzulhijjah.

Waktu Larangan Puasa Setelah 9 Dzulhijjah

Setelah melewati tanggal 9 Dzulhijjah, umat Muslim dilarang keras atau diharamkan untuk menjalankan ibadah puasa. Larangan tersebut berlaku pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Selain itu, larangan berpuasa juga berlaku pada hari Tasyrik yang jatuh pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, atau tepatnya tanggal 28, 29, dan 30 Mei 2026. Hari Tasyrik merupakan momen bagi umat Islam untuk makan, minum, serta berdzikir sebagai wujud syukur atas nikmat Allah SWT.

Melalui ketentuan tersebut, batas akhir bagi umat Muslim untuk melaksanakan puasa sunnah sebelum Idul Adha adalah pada hari ke-9 Dzulhijjah atau bertepatan dengan hari Arafah. Momentum sembilan hari pertama ini menjadi kesempatan untuk meraih keberkahan sebelum memasuki hari raya dan hari Tasyrik.

Artikel terkait

Rekomendasi