Jaringan BATIQA Hotels resmi menggelar kompetisi nasional Culinary Journey 2026 di Arkamaya, Jakarta Pusat, pada 5 Mei 2026 untuk menguji keahlian para Chef dan Restaurant Business Manager (RBM). Ajang ini bertujuan memperkuat identitas kuliner perusahaan melalui penetapan menu unggulan baru di seluruh unit hotel.
Dilansir dari Lifestyle, kompetisi ini terbagi dalam dua kategori utama yakni Chef Battle serta Beverage Competition. Para peserta bersaing menyajikan hidangan orisinal yang dinilai langsung oleh praktisi berpengalaman di industri hospitalitas dan kuliner tanah air.
Hasil kompetisi mencatat Chef Yoga Nugraha dari BATIQA Hotel Cirebon meraih juara pertama Chef Battle kategori Main Course lewat menu Dori Dabu Dabu. Posisi kedua ditempati Chef Dedi Gusman dari BATIQA Hotel Lampung yang menyajikan Arsik Barramundi.
Pada kategori Finger Food, Chairul Anas dari BATIQA Hotel Pekanbaru sukses menjadi juara pertama dengan menu Tahu Cabe Garam. Sementara itu, Ega Dwi Rizky dari BATIQA Hotel Karawang menempati peringkat kedua melalui sajian Otak-Otak Kenangan.
Sektor minuman atau Beverage Competition dimenangkan oleh Teno Komarudin dari BATIQA Hotel Jababeka yang meracik Kunyit Asam Squash. Ari Zachari dari BATIQA Hotel Cirebon menyusul di posisi kedua dengan kreasi minuman bernama Lembayung Rasa.
| Kategori | Nama Pemenang | Unit Hotel | Menu Unggulan |
|---|---|---|---|
| Main Course (Juara 1) | Yoga Nugraha | BATIQA Hotel Cirebon | Dori Dabu Dabu |
| Main Course (Juara 2) | Dedi Gusman | BATIQA Hotel Lampung | Arsik Barramundi |
| Finger Food (Juara 1) | Chairul Anas | BATIQA Hotel Pekanbaru | Tahu Cabe Garam |
| Finger Food (Juara 2) | Ega Dwi Rizky | BATIQA Hotel Karawang | Otak-Otak Kenangan |
| Beverage (Juara 1) | Teno Komarudin | BATIQA Hotel Jababeka | Kunyit Asam Squash |
| Beverage (Juara 2) | Ari Zachari | BATIQA Hotel Cirebon | Lembayung Rasa |
Vice President Director SIH, Michael Tjahaja, menegaskan bahwa kegiatan tahunan ini merupakan langkah nyata manajemen dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia di lingkungan internal perusahaan. Menu-menu terpilih nantinya akan diintegrasikan sebagai standar pelayanan makanan di seluruh jaringan BATIQA Hotels.
"Melalui menu-menu terbaik karya tim kami dari berbagai daerah di Indonesia, we ingin menghadirkan pengalaman yang autentik, inovatif, dan dapat dinikmati oleh seluruh tamu BATIQA Hotels di seluruh Indonesia." kata Michael Tjahaja, Vice President Director SIH.
Manajemen juga melibatkan juri profesional seperti William Ekaputra Mulia dan Chef Rudy Takarianta untuk memastikan standar kualitas menu yang dihasilkan. Head of Hospitality Surya Semesta Internusa, Kadek Suartana, menyatakan bahwa menu pemenang akan segera tersedia secara luas bagi publik.
"Goal ke depannya, kita tidak lagi berkonsentrasi atau menggantungkan pendapatan F&B dari tamu-tamu yang menginap saja. Tetapi justru kita memungkinkan tamu luar datang masuk ke hotel-hotel kita," ujar Kadek Suartana, Head of Hospitality Surya Semesta Internusa.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi manajemen untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor non-hunian kamar melalui pengalaman bersantap yang berkesan. Implementasi menu signature hasil kompetisi ini dijadwalkan mulai berlaku pada Juni 2026 di seluruh properti milik jaringan tersebut.