Bella Hadid Pakai Kalung Peta Palestina di Cannes Film Festival 2026

Bella Hadid Pakai Kalung Peta Palestina di Cannes Film Festival 2026

Model internasional Bella Hadid kembali menarik perhatian publik lewat penampilannya di Cannes Film Festival 2026. Sosok berusia 29 tahun tersebut tampil mengenakan aksesori sarat makna emosional.

Seperti dikutip dari Wolipop, Bella Hadid memakai kalung liontin emas berbentuk kunci mungil. Perhiasan tersebut memiliki detail gerigi yang menyerupai peta Palestina, lalu dipadukan dengan tali kulit hitam.

Aksesori ini membawa simbolisme mendalam bagi masyarakat Palestina sebagai lambang identitas lintas generasi. Lambang kunci merujuk pada peristiwa Nakba 1948, yang berarti bencana dalam bahasa Arab.

Saat peristiwa pengungsian massal lebih dari 700 ribu warga Palestina terjadi, banyak keluarga mengunci rumah mereka. Mereka pergi hanya membawa kunci karena percaya akan segera kembali ke kediaman mereka.

Warisan keluarga ini bertransformasi menjadi lambang perjuangan hak untuk kembali bagi warga Palestina. Bella Hadid memakai kalung tersebut empat hari setelah peringatan Nakba Day yang jatuh setiap 15 Mei.

Penampilan kalung menjadi pusat perhatian utama melalui perpaduan busana serba hitam. Adik Gigi Hadid ini mengenakan atasan turtleneck backless rancangan Tom Ford, celana low-rise, serta skinny leather belt.

Bella Hadid memiliki garis keturunan Palestina dari sang ayah, Mohamed Hadid. Ia berulang kali memanfaatkan momentum mode untuk menyuarakan pembelaan terhadap Palestina yang diduduki zionis Israel sejak 1967.

Pada Cannes Film Festival 2024, ia juga mengenakan gaun vintage Michael and Hushi dari kain keffiyeh. Kain motif kotak-kotak tradisional tersebut kini dikenal luas sebagai simbol solidaritas internasional.

Dukungan terhadap tanah kelahiran leluhurnya juga konsisten ditunjukkan melalui media sosial pribadi. Akun Instagram miliknya masih menyematkan unggahan dari tahun 2021 yang menyatakan dukungan untuk kebebasan Palestina.

"Seorang perempuan Palestina di sampul Vogue. Ada kebahagiaan tersendiri saat bisa mengatakannya... Saya tidak akan berhenti berbicara tentang penindasan sistematis, rasa sakit, dan penghinaan yang dihadapi rakyat Palestina setiap hari."

Artikel terkait

Rekomendasi