Bitget, salah satu Exchange Universal (UEX) terbesar di dunia, resmi meluncurkan Bitget Stocks 2.0, seperti dilansir dari Medcom. Versi terbaru dari produk saham berbentuk token (tokenized stocks) ini dirancang untuk menghadirkan likuiditas lebih tinggi, transparansi aset yang lebih baik, dan efisiensi modal bagi para investor global.
Produk ini diterbitkan oleh Reality dan mendapat dukungan penuh dari ekosistem Bitget dalam hal akses perdagangan, keamanan aset, serta integrasi produk. Melalui sistem baru ini, pengguna dapat menikmati pengalaman trading saham yang ditokenisasi dengan buku order yang lebih dalam, eksekusi lebih cepat, serta biaya transaksi yang lebih efisien.
Selain itu, seluruh transaksi dilakukan menggunakan stablecoin USDT. Langkah ini mempermudah akses investor terhadap pasar saham global tanpa harus berpindah platform.
Bitget memastikan bahwa saham tokenisasi yang memenuhi syarat akan memiliki pemetaan aset 1:1 dengan saham aslinya. Sistem ini juga menawarkan likuiditas pasar saham yang lebih tinggi, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap saham dasar, serta integrasi lebih luas ke dalam ekosistem trading dan yield Bitget.
Dividen tunai yang dibagikan perusahaan akan dikonversi ke dalam bentuk USDT dan langsung dikirim ke akun pengguna. Sementara itu, dividen saham akan tercermin dalam saldo kepemilikan token pengguna.
Berbagai aksi korporasi seperti stock split maupun reverse split juga akan disesuaikan secara otomatis. Hal ini dilakukan agar eksposur ekonomi investor tetap sejalan dengan aset dasarnya.
Tidak hanya sebagai instrumen investasi, Stocks 2.0 juga dirancang menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas. Aset ini terintegrasi dengan sistem margin Unified Account, Spot Grid, Futures Grid, Copy Trading, serta produk Yield tertentu.
Dengan demikian, investor dapat memanfaatkan aset saham tokenisasi untuk berbagai strategi investasi. Di saat yang sama, mereka tetap dapat mempertahankan eksposur terhadap saham global.
Masa Depan Pasar Keuangan Berbasis Token
CEO Bitget, Gracy Chen, menilai tokenisasi aset akan menjadi salah satu transformasi terbesar dalam industri keuangan global.
"Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global. Menjelang tahun 2030, kita mungkin akan melihat lebih dari 10% aset keuangan global ditokenisasi," ujar Gracy Chen.
Menurutnya, perkembangan tersebut akan didorong oleh kombinasi akses pasar yang lebih luas, likuiditas tinggi, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Bitget juga mengklaim menawarkan biaya trading saham tokenisasi yang sangat kompetitif. Tarif dasar ditetapkan sebesar 0,1 persen, sementara biaya Maker/Taker setara dengan level VIP, yakni biaya tetap 0,05 persen melalui penggunaan token BGB. Skema ini disebut menjadi salah satu biaya paling rendah di industri perdagangan saham berbasis token saat ini.
Pada tahap awal peluncuran, Bitget Stocks 2.0 menghadirkan 36 aset saham dan ETF populer. Ketersediaan produk akan disesuaikan dengan yurisdiksi serta persyaratan regulasi yang berlaku di masing-masing negara.
Bitget menjadi salah satu bursa kripto besar pertama yang aktif mengembangkan perdagangan ekuitas berbasis token. Perusahaan mengungkapkan bahwa hingga Januari 2026, volume kumulatif perdagangan saham tokenisasi di platformnya telah melampaui US$1 miliar, sementara volume perdagangan futures saham tokenisasi telah menembus US$10 dihitung dalam miliar.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi Bitget sebagai salah satu pionir dalam pengembangan pasar aset dunia nyata yang ditokenisasi (Real World Assets/RWA) dan konsep Exchange Universal yang menggabungkan aset kripto serta keuangan tradisional dalam satu ekosistem.