Momen kumpul keluarga saat Iduladha sering kali menyisakan tumpukan piring dan peralatan masak yang kotor serta berminyak akibat hidangan seperti tongseng, sate, atau gulai kambing. Membersihkan cucian piring yang menumpuk ini dapat diselesaikan dengan lebih cepat, ringan, dan bersih jika dilakukan dengan langkah-langkah persiapan hingga pembilasan yang tepat.
Yang Dibutuhkan:
- Cairan cuci piring secukupnya
- Air hangat (kondisional)
- Air dingin
- Wadah atau wastafel untuk merendam
Langkah-Langkah:
- Buang Sisa Makanan
Buang sisa makanan terlebih dahulu sebelum menumpuknya bersama cucian piring kotor lainnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan kotoran di saluran tempat cuci piring.
- Siapkan Cairan Cuci Piring
Pilih cairan cuci piring yang mengandung bahan-bahan yang mampu menghilangkan kotoran dan minyak dengan cepat. Sesuaikan jumlah cairan cuci piring dengan volume piring dan peralatan masak yang kotor.
- Rendam Piring
Peringatan: Alat makan atau alat masak yang terbuat dari bahan aluminium tidak boleh direndam karena dapat membuat warnanya menggelap setelah dicuci.
Jika masih ditemukan sisa makanan yang menempel setelah dikikis, sisihkan dan rendam peralatan tersebut. Caranya, alirkan sedikit air dengan beberapa tetes cairan pencuci piring. Untuk piring, lakukan perendaman selama 15-30 menit sebelum dicuci.
- Gunakan Air Hangat Bila Perlu
Gunakan air hangat untuk membersihkan piring agar minyak dan kotoran lebih mudah terlepas. Air hangat juga berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel pada piring sehingga proses pembersihan menjadi lebih cepat.
- Pakai Air Dingin di Waktu yang Tepat
Peringatan: Pada beberapa jenis piring atau wadah, air panas tidak dianjurkan untuk digunakan karena dapat merusak permukaan atau menyebabkan patah.
Jika piring belum terlalu kotor, gunakan air dingin untuk membersihkannya. Gunakan juga air dingin pada saat membilas piring yang telah dibersihkan dengan air hangat. Pastikan piring telah benar-benar bersih dari sabun cuci piring agar tidak ada bekas sabun yang tertinggal.