5 Cara Efektif Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing dan Domba

5 Cara Efektif Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing dan Domba

Mengolah daging kambing atau domba sering kali memicu tantangan tersendiri akibat aroma khasnya yang sangat tajam. Bau prengus yang menyengat tersebut berisiko mengurangi kelezatan hidangan jika proses pembersihan dan pengolahannya tidak diterapkan secara tepat.

Banyak orang berburu metode jitu demi mempertahankan rasa gurih daging tanpa terganggu aroma yang mengganggu. Dilansir dari Medcom, meminimalkan bau prengus sebenarnya dapat dilakukan secara praktis melalui pemanfaatan bahan alami hingga penerapan teknik perebusan khusus.Langkah-langkah ini tidak sekadar menetralkan aroma tidak sedap, melainkan juga membantu bumbu masakan meresap lebih optimal. Selain itu, beberapa trik dapur berikut mampu membuat tekstur daging menjadi jauh lebih empuk saat diolah.

Kebiasaan langsung membasuh daging mentah menggunakan air mengalir sebelum dimasak sangat tidak direkomendasikan. Aliran air mentah berpotensi menyebarkan bakteri ke berbagai sudut dapur sekaligus mengunci aroma prengus semakin kuat pada serat daging.

Langkah terbaik adalah membersihkan sisa kotoran atau darah yang menempel cukup dengan mengusapnya memakai tisu dapur atau kain bersih. Prosedur ini efektif menjaga kualitas dan higienitas daging sebelum masuk ke tahap memasak.

2. Lumuri Campuran Garam dan Jeruk Nipis

Jeruk nipis terbukti sangat efektif dalam memangkas aroma tajam pada daging kambing maupun domba. Prosesnya cukup dengan membalurkan perasan air jeruk nipis yang dikombinasikan dengan garam ke seluruh permukaan daging secara merata.

Selesai dilumuri, diamkan daging selama 30 hingga 60 menit agar unsur asam sitrat di dalamnya bekerja menekan bakteri pemicu bau. Selain memicu aroma yang lebih segar, teknik ini menjadikan kondisi daging terasa lebih bersih saat mulai dipanaskan.

3. Terapkan Metode Rebus 5-30-7

Formula merebus dengan skema "5-30-7" menjadi rahasia populer untuk melunakkan daging sekaligus mengusir bau menyengat tanpa bantuan panci presto. Teknik ini mengandalkan efisiensi waktu dan uap panas yang konsisten.

Pertama, rebus daging ke dalam air yang sudah mendidih selama kurun waktu 5 hingga 10 menit. Masukkan bahan aromatik seperti daun salam, serai, dan jahe ke dalam panci agar memicu aroma yang harum.

Selanjutnya, buang air rebusan tahap pertama tersebut sebelum daging kembali diolah menggunakan racikan bumbu utama. Air sisa rebusan awal ini wajib disingkirkan karena menampung konsentrasi aroma prengus paling pekat.

4. Maksimalkan Rempah Beraroma Kuat

Mengandalkan kekayaan rempah yang beraroma tajam menjadi kunci utama menghasilkan masakan daging yang menggugah selera. Komponen dapur seperti jahe, bawang putih, lengkuas, kapulaga, hingga cengkeh sangat ampuh menetralisir sisa bau.

Pastikan untuk menumis seluruh rangkaian rempah tersebut sampai mengeluarkan wangi yang harum sebelum daging dimasukkan. Cara ini memicu minyak atsiri pada bumbu keluar optimal dan meresap sempurna hingga ke bagian dalam daging.

5. Manfaatkan Daun Pepaya atau Nanas

Daun pepaya dan buah nanas sudah lama dikenal luas memiliki kemampuan ganda dalam menghilangkan bau sekaligus mengempukkan daging. Daun pepaya menyimpan enzim papain, sementara nanas dibekali enzim bromelain yang bertugas mengurai serat daging yang keras.

Pengaplikasiannya cukup dengan membungkus daging menggunakan daun pepaya atau melumurinya dengan parutan nanas segar selama kurang lebih 1 jam. Setelah proses pendiaman selesai, bilas daging hingga bersih dan bahan makanan ini siap dikreasikan menjadi menu favorit.

Artikel terkait

Rekomendasi