CATL dan HyperStrong Sepakati Pengadaan Baterai Sodium-ion 60 GWh

CATL dan HyperStrong Sepakati Pengadaan Baterai Sodium-ion 60 GWh

Contemporary Amperex Technology Co. Limited atau CATL memperkuat posisinya di industri energi dengan menyepakati kerja sama strategis baru. Raksasa baterai asal Tiongkok ini menggandeng HyperStrong untuk pengadaan baterai sodium-ion berskala besar.

Kesepakatan ini mencakup penyediaan kapasitas penyimpanan energi global yang mencapai angka fantastis, yakni 60 GWh. Dilansir dari Suara, kolaborasi tersebut diproyeksikan menjadi langkah komersialisasi teknologi baterai dari garam paling masif di dunia saat ini.

Angka pengadaan 60 GWh tersebut memiliki nilai yang signifikan bagi operasional perusahaan. Kapasitas ini setara dengan separuh dari seluruh total pengiriman baterai penyimpanan energi yang dilakukan CATL sepanjang tahun 2025.

Langkah besar ini memberikan sinyal kuat bahwa sektor industri mulai beralih secara serius ke teknologi sodium-ion. Dalam kemitraan ini, HyperStrong bertindak sebagai mitra strategis yang menangani berbagai aspek operasional lapangan.

Peran HyperStrong mencakup pengembangan teknologi, penerapan produk, hingga eksekusi proyek secara langsung. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan sistem penyimpanan energi yang lebih stabil dan efisien bagi pasar internasional.

CATL mengeklaim telah berhasil melewati berbagai hambatan teknis dalam memproduksi baterai berbasis natrium secara massal. Pihak perusahaan menyatakan adanya peningkatan performa yang cukup signifikan, terutama pada aspek kepadatan energi baterai.

Keunggulan Teknis Dibandingkan Baterai Lithium-ion

Baterai sodium-ion memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan jenis lithium-ion konvensional yang selama ini mendominasi pasar. Selain ketersediaan bahan baku yang melimpah, baterai ini dikenal lebih stabil dan memiliki risiko panas berlebih yang rendah.

Kemampuan untuk beroperasi secara optimal pada suhu ekstrem menjadi nilai jual utama teknologi ini. Untuk kebutuhan penyimpanan energi jangka panjang, sistem sodium-ion dinilai lebih efisien karena mampu menekan penggunaan energi tambahan.

Inovasi menarik lainnya terletak pada desain fisik yang dibuat serupa dengan ukuran baterai lithium-ion. Hal ini memungkinkan teknologi baru tersebut diintegrasikan ke dalam ekosistem perangkat yang sudah ada tanpa memerlukan modifikasi teknis yang rumit.

Sebelumnya pada November 2025, HyperStrong juga telah merencanakan pembelian baterai dari CATL hingga total 200 GWh untuk periode 2026 sampai 2028. Pesanan dalam jumlah besar tersebut membuktikan bahwa baterai sodium-ion kini telah masuk ke tahap penggunaan nyata di masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi